Chicharito Belum Pikirkan Masa Depan

chicharito-660x330

bolaini.com– Meski tengah menjadi pemain penting Real Madrid setelah mencetak tiga gol krusial dalam kurun waktu lima hari, Javier ‘Chicharito’ Hernandez mengaku belum memikirkan masa depannya.

Penggawa timnas Meksiko itu tengah dalam masa peminjaman selama satu musim penuh dari Manchester United dan kerap gagal menembus skuat inti El Real.

Namun cederanya Gareth Bale dan Karim Benzema membuatnya menjadi pilihan utama entranador Real, Carlo Ancelotti, yang kemudian dibayar tuntas Chicharito dengan performa gemilang.

Hernandez adalah pencetak gol kemenangan Real Madrid atas Atletico Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions tengah pekan lalu. Ia lalu menyumbangkan gol lagi saat El Real menang 4-2 dari Celta Vigo pada Minggu (26/4).
“Saya hanya ingin bermain sepakbola, karena saya mencintai hal itu. Itu satu-satunya hal yang membuat saya merasa baik,” kata Chicharito.

“Hanya Tuhan yang tahu dimana saya akan bermain tahun depan. Tapi untuk saat ini, satu-satunya rencana saya adalah menikmati momen ini dan membantu tim terbaik di dunia.”

“Saya mendapatkan kesempatan saya sekarang dan saya harus memanfaatkan hal itu sebaik mungkin,” tandas Chicharito.

Cedera Lutut, Martin Stranzl Absen Hingga Musim Berakhir

Martin-Stranzl-660x330

bolaini.com Waktu bermain bek Borussia Monchengladbach, Martin Stranzl dipastikan telah selesai lebih awal musim ini setelah sang pemain mengalami cedera pada lutut kirinya. Cederanya ini memaksa dirinya absen hingga musim ini berakhir.

Bek senior Gladbach ini sudah tidak bermain sejak mereka meraih kemenangan penting atas pemuncak klasemen, Bayern Munich dengan skor 2-0 pada 22 Maret lalu.

Stranzl yang sempat berlatih ringan pekan lalu dan diperkirakan akan bisa tampil ternyata masih merasakan nyeri di lutut kirinya. Hal ini membuat dirinya harus kembali menjalani pemeriksaan dan dipastikan absen hingga musim ini berakhir.
“Saya telah berlatih sendiri pekan lalu, tapi saya tidak menyelesaikan sesi latihan itu karena saya masih merasakan nyeri di lutut kiri saya,” kata pemain berusia 34 tahun itu kepada situs resmi klub.

Cedera Stranzl ini tentu mengganggu persiapan Gladbach yang tengah memperebutkan peringkat ketiga dengan Bayer Leverkusen demi satu tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Fournier Masih Yakin Lyon Mampu Juarai Ligue 1

Hubert-Fournier--660x330

bolaini.com– Usai meraih kemenangan dengan skor 4-2 atas Reims dalam lanjutan Ligue 1, manajer Lyon, Hubert Fournier masih yakin timnya mampu menjuarai Ligue 1 musim ini.

Gol-gol yang dicetak Corentin Tolisso, Alexandre Lacazette, Clinton Njie dan bunuh diri pemain Reims, Mickael Tacalfred pada laga tersebut membawa Los Gones memuncaki klasemen Ligue 1 sementara dengan poin sama dengan Paris-Saint Germain, 68 poin.

“Kami tidak membuat kesalahan (di laga itu),” kata Fournier. “Empat laga lagi, kami tengah memuncaki klasemen, jadi kami masih terus bermimpi dan meraih kemenangan di sisa laga musim ini.”

Paska laga melawan Reims, Fournier mengatakan bahwa timnya sempat baik di babak pertama namun performa lini serangnya di babak kedua tampil buruk,

“Kami mengawali laga dengan baik. 20 menit pertama sungguh menarik,” kata Fournier.

“Setelah itu, kami tidak tahu apa yang kami lakukan. Apakah kami harus bertahan atau menyerang,” tambah Fournier.

Carragher: Terry Adalah Bek Terbaik dalam Sejarah Premier League

JTC-660x330

bolaini.com – Setelah Jose Mourinho yang memuji penampilan John Terry saat melawan Arsenal, mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher pun melakukan hal serupa.

Pria yang pernah berposisi sebagai pemain belakang itu menyebut Terry sebagai bek terbaik sejak Premier League pertama bergulir pada 1992. Carragher pun mengatakan kalau Terry sangat berpengaruh di Chelsea.

“Tak ada kearaguan lagi, Terry saat ini berada di belakang Eden Hazard sebagai orang yang paling berpengaruh untuk Chelsea.

“Ketika berbicara tentang Chelsea yang menjadi tim bertahan, terkadang kita melihat kalau Terry mampu bertahanan dengan jenius. Terry adalah yang terbaik.”

“Banyak pemain bek tengah dalam sejarah Premier League, tapi saya merasa kalau Terry adalah yang terbaik yang pernah aku lihat,” tutupnya. (Squawka)

Pukul Pemain Empoli, German Denis dihukum Lima Pertandingan

GERMAN-DENIS-660x330

bolaini.com Selesai sudah masa bermain penyerang Atalanta, German Denis musim ini setelah Asosiasi Sepakbola Italia menjatuhkan hukuman larangan tanding di lima laga terkait insiden pemukulan yang terjadi di lorong Stadion Atleti Azzuri d’Italia akhir pekan lalu.

Insiden pemukulan itu terjadi berawal dari ancaman yang dilakukan oleh bek Empoli, Lorenzo Tonelli yang mengatakan bahwa ia akan membunuh Denis dan keluarganya.

Usai laga yang berakhir imbang 2-2, Denis merespon ancaman yang dilakukan tersebut dengan menerobos ruang ganti empoli dan langsung menghajar Tonelli di depan rekan-rekannya.

Terkait ancaman itu, Tonelli sendiri telah dihukum larangan bertanding satu pertandingan.

Denis telah mencetak delapan gol untuk Atalanta musim ini. Pasukan Edy Reja yang kini berada di peringkat 17 akan memainkan laga krusial pada Rabu (29/4) waktu setempat saat mereka menghadapi Cesena.

Ini Dia Bek Terbaik EPL Sepanjang Masa Menurut Carragher

1

bolaini.com
London – Mantan defender Liverpool Jamie Carragher menyebut kapten Chelsea John Terry sebagai defender terbaik Premier League sepanjang masa.

Terry memimpin lini belakang Chelsea yang disiplin sepanjang laga saat menahan seri Arsenal yang sedang top form dengan skor 0-0 pada Minggu (26/4) dan hanya butuh enam poin sampai menjadi juara Liga Inggris.

Carragher yang sempat bermain bersama Terry di Inggris, percaya bahwa cara pemain 34 tahun membaca pertandingan tidak terkalahkan. Salah satu fitur yang membuat ia meraih sukses.
“Chelsea adalah sebuah tim yang bertahan dengan brilian, dan Terry adalah yang terbaik. Ada banyak bek hebat di Premier League, tetapi ia adalah yang terbaik yang pernah kita saksikan,” ungkap pundit Sky Sport.
“Suatu saat nanti akan ada yang menamai posisi di tiang dekat sebagai ‘Posisi John Terry’. Terry selalu berada di posisi yang tepat. Caranya membaca pertandingan tak bisa ditandingi. Tak ada yang lebih baik darinya,” puji Carragher pada kapten Chelsea itu.

Weidenfeller Absen di Semifinal DFB Pokal

weiden-langerak-660x330

bolaini.com
Dortmund – Michtell Langerak akan disiapkan oleh Borussia Dortmund sebelum bertanding melawan Bayern Munich dengan Roman Weidenfeller mengalami cedera.

Weidenfeller dipastikan akan menepi karena cedera di laga semifinal DFB Pokal melawan Bayern pada tengah pekan ini, dan direhabilitas dalam tiga laga ke depan.

Seperti dilansir oleh laman resmi Dortmund, kiper senior Jerman tersebut mengalami cedera selangka yang cukup parah sehingga membuatnya absen di laga penting tersebut.

Kiper Australia Mitchell Langerak pun akan menggantikan Weidenfeller untuk pertama kalinya sejak bulan Desember saat Dortmund masih dalam periode krisis di paruh pertama musim.

Pertandingan DFB Pokal tersebut sangatlah penting untuk Dortmund. Pasalnya untuk kembali ke zona Eropa bagi Der Borussien sudah sulit untuk diraih dari klasemen. Mereka pun bisa ke Europa League musim depan dengan menjuarai Piala Jerman ini.

Weidenfeller akan absen di dua pertandingan Bundesliga bulan depan. Yaitu saat Dortmund bertandang ke markas Hoffenheim pada 2 Mei dan diragukan tampil di laga selanjutnya melawan Hertha Berlin.

5 Manajer yang Gagal Saat Debut

vieira-660x330

bolaini.com-Alan Sherer

 

Dia mengambil alih tim yang terancam degradasi, Newcastle pada delapan pertandingan tersisa pada musim 2008/2009, tetapi gagal mencegah mantan klubnya turun kasta. Itu merupakan tugas pertamanya mengelola klub di enam tahun terakhir dan sekarang dia lebih aktif menjadi pengamat di BBC Sport.

John Barnes

 

Barnes pertama kali melatih mantan klubnya Celtic kemudian dia langsung dipecat usai mereka tersingkir di piala Inverness. Kemudian bersama tangan kanannya, Jason McAteer pada tahun 2009 mereka mengambil alih Tranmere. Disitulah mereka mendapat julukan “Dumb and Dumber” (Bodoh dan lebih Bodoh).

Barnes menjadi pemain penting selama kariernya menjadi pemain sepak bola, tetapi ketika menjadi manajer. Dia dipecat ketika hanya menang tiga kali dari 14 pertandingan pertamanya, sejak saat itu mantan pemain Liverpool ini tidak pernah terlihat melatih lagi.

Diego Maradona

 

Mungkin bukan tugas manajer pertamanya, namun dia dianggap gagal memimpin timnas Argentina pertamanya. Setelah 12 kali menang  saat memimpin Racing Club, Persatuan Sepak Bola Argentina memutuskan dia melatih timnas. Argentina keok pada babak perempat final melawan Jerman di Piala Dunia 2010. Itu menjadi tugas terakhirnya hingga saat ini.

Gennaro Gattuso

 

Mantan pemain AC Milan menjadi bintang di klubnya, namun personality mungkin terlalu mengintimidasi. Debutnya menjadi manajer di klub Swiss, Sion berakhir dengan buruk, kemudian dia beralih ke Palermo dan setelah enam game dia dipecat.

Tony Adams

Adams yang dikenal dengan sebutan Mr. Arsenal pasti karier manajernya tidak diingat orang-orang. Debut manajernya ketika melatih Wycombe Wanderers ke arah degradasi. Dia kemudian pindah ke Portsmouth menjadi bawahan Harry Redknapp. Dia kemudian memilih untuk mengelola Tottenham setelah mentornya meninggalkan Portsmouth. Tetapi, dia langsung dipecat setelah hanya mendapat 10 poin dari 16 pertandingan. Terakhir, dia ke Azerbaijan yang juga berakhir tidak terlalu baik.

 

Everton vs Manchester United 3-0: Tiga Catatan Penting Tumbangnya Iblis Merah di Goodison Park

everton vs manchester united 3-0-660x330

bolaini.com

Manchester – Setelah tampil mengesankan beberapa pekan ini, Manchester United kembali kalah dengan skor telak 3-0 melawan Everton di Goodison Park (26/04). Setan Merah dibuat tidak berdaya oleh pasukan Roberto Martinez. Ini membuat khalayak cukup terkejut mengingat penampilan sebelum kalah 1-0 melawan Chelsea mereka menang empat pertandingan berturut-turut.

 

Everton bukanlah tim yang tampil baik musim ini, malahan di awal musim mereka sangat buruk. Tetapi, dipengujung musim Premier League mereka mulai menampakkan tajinya. Setelah kalah 5-2 melawan Dynamo Kiev di Liga Europa, Ross Barkley tak pernah lagi kalah, hanya sekali seri dan yang terakhir menjadi korban mereka adalah Manchester United. Anehnya, Everton selalu menang tipis, tetapi melawan United mereka menang besar. Berikut tiga hal yang bisa kita pelajari dari kekalahan 3-0 Manchester United melawan Everton.

 

 

1. James McCarty kembali – Everton memulai musim ini dengan sangat buruk secara keseluruhan dan mungkin faktor terbesarnya adalah penampilan McCarty. Di beberapa bulan terakhir dia tampil sangat baik, dia menjadi otak di lini tengah Everton. Penampilan terbaiknya musim ini mungkin adalah ketika mengalahkan United 3-0. Musim depan, dia akan menjadi kunci permainan Everton.

 

 

 

2. Marouane Fellaini belum jadi super hero – Fellaini memainkan perannya menjadi target man beberapa bulan terakhir dengan baik, tetapi saat melawan Everton dia sangat lemah. Keadaan seperti ini juga terjadi saat Robin van Persie pulih dari cedera. Louis van Gaal menyebutnya ‘penurunan drastis pemain Belgia.

Pemain Ini Cetak Gol Bunuh Diri Terbaik Tahun 2015

balk-660x330

bolaini.com
Eindhoven – Banyak yang sudah pernah mencetak gol bunuh diri yang mencengangkan, tetapi yang satu ini benar-benar akan membuat Anda tercengang.

Apabila FIFA Pukas Award yang dianugerahkan kepada mereka yang mencetak gol bunuh diri, maka apa yang dilakukan oleh Jordi Balk ini akan masuk dalam nominasi salah satu yang terbaik tahun ini.

Kejadian bunuh diri keren ini terjadi di menit ke-17 pertandingan divisi 2 Belanda akhir pekan ini dalam laga FC Oss kontra FC Eindhoven.

Balk yang bermain untuk tim tamu Oss, dengan mengagetkan mencetak gol dari jarak jauh yang membuat kiper tak berdaya melihat melengkungnya bola masuk ke gawangnya sendiri.

Di salah satu penggalan gambaran, yang lebih lucu lagi, penyerang Eindhoven ikut merayakan gol bunuh diri yang dicetak Balk seolah-olah ia berkontribusi pada gol tersebut.

1 2 3