Icardi Ingin Buktikan Layak Berharga Rp 607 Miliar

bolaini.com – Striker sekaligus kapten Inter Milan, Mauro Icardi, bertekad membuktikan bahwa dirinya memang layak ditaksir dengan harga setinggi langit oleh klub-klub top Eropa.

Icardi, yang menyandang status top scorer Inter dengan 10 gol pada musim 2015-2016, tengah menjadi incaran beberapa raksasa Eropa. Manchester United menjadi salah satu peminat sang pemain.

The Daily Express mengabarkan bahwa Setan Merah sempat melayangkan penawaran 40 juta euro (Rp 607 miliar) untuk memboyong pemain asal Argentina itu pada bursa transfer Januari 2015, tetapi kesepakatan tak kunjung terjadi.

Melalui aksi di lapangan, Icardi ingin membuktikan bahwa dirinya memang pantas diberi harga 40 juta euro.

“Orang-orang bilang harga saya 40 juta euro. Sekarang terserah kepada saya untuk membuktikan bahwa saya memang seharga itu,” tutur Icardi seperti dikutip Corriere dello Sport.

“Saya berkomitmen untuk Inter. Saya senang menjadi bagian di sini,” ucap Icardi lagi.

Sebelumya, Piero Ausilio selaku Direkrut Sepak Bola Inter sudah mengatakan bahwa kubunya tak ada niat untuk menjual Icardi, meski dengan harga 40 juta euro.

“Bagaimana apabila ada yang menawar 40 juta euro pada musim panas? Kami tak punya niat untuk berbisnis. Kami memikirkan sekarang dan masa depan tim ini dengan Icardi di dalamnya,” kata Ausilio kepada Sky Sport.

Inter merogoh kocek 11,7 juta euro saat memboyong Icardi dari Sampdoria pada 2013. Menurut Transfermarkt, harga pasar sang pemain kini sudah mencapai 24 juta pound atau setara 30 juta euro.

Barca Bikin Rekor, Andil Luis Enrique atau MSN?

medium_08efe65a5933e36f67da6f649f6e237c

bolaini.com – Barcelona era Luis Enrique lagi-lagi mengukir sejarah. Raihan poin penuh dari markas Levante, Minggu (7/2/2016), menggenapi rentetan hasil tak terkalahkan klub kebanggaan masyarakat Catalan itu menjadi 28 pertandingan beruntun di semua ajang.

Penulis: Indra Citra Sena

Selama ini situasi serupa hanya pernah terjadi sekali, tepatnya ketika Barcelona berada di bawah kendali pelatih legendaris Pep Guardiola pada edisi 2010-2011. Dengan kata lain, Enrique mampu menyamai pencapaian istimewa sang pendahulu.

Bukan kali ini saja Enrique menyejajarkan diri dengan Guardiola.

Dia pernah merepetisi kesuksesan seniornya berupa raihan tiga trofi alias treble winner di musim debut serta torehan delapan kemenangan plus sekali imbang dalam sembilan partai di Januari.

Berbagai catatan apik Enrique sejatinya patut mendapatkan apresiasi lebih.

JOSEP LAGO/AFP
Pelatih Barcelona, Luis Enrique, memimpin latihan Barca di Sports Center FC Barcelona Joan Gamber, 16 Januari 2016.

Hanya, ketenaran dan ketajaman Trio MSN, yang terdiri dari Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar Jr., seolah menutupi andil besar pelatih berusia 45 tahun itu.

Sebagian pendukung Barcelona disilaukan dengan gol demi gol serta aksi menawan Trio MNS di atas lapangan.

Padahal, mereka belum tentu bersinar terang dan menghadirkan kemenangan serta trofi andaikan bukan Enrique yang menukangi Barcelona.

Kejeniusan Enrique tampak saat Barcelona kehilangan Messi selama dua bulan akibat cedera hamstring pada pengujung September hingga November 2015.

Dia sanggup menarik keluar potensi maksimal Suarez dan Neymar dalam urusan membobol gawang lawan.

Enrique juga berhasil menemukan bakat tersembunyi Sergi Roberto kala Barcelona mengalami krisis bek kanan di awal musim.

CURTO DE LA TORRE/AFP
Bek Real Madrid, Marcelo (kanan), dibayang-bayangi gelandang Barcelona, Sergi Roberto, saat partai El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, (21/11/2015)

Dia menyulap jebolan akademi La Masia itu dari gelandang sentral menjadi penyisir sisi kanan yang penuh determinasi.

Masih belum puas? Kegagalan Barcelona era Tata Martino (2013-2014) barangkali bisa merefleksikan betapa besar andil seorang pelatih dalam mengolah materi pemain yang ada lalu menghasilkan prestasi membanggakan di ujung kompetisi.

Sekadar mengingatkan, Martino membuang peluang menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champion kendati memiliki skuat mumpuni yang berisikan Messi, Neymar, Alexis Sanchez, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez.

Barcelona hanya mengantongi Supercopa de Espana 2013, itu pun dengan keunggulan agresivitas gol tandang atas Atletico Madrid (1-1).

Kisah Cinta Tak Sehat Manchester United dengan Gol Menit Akhir

medium_867651eadeedea55c10b16739628a155

bolaini.com – Manchester United harus menelan kekalahan kontra tim papan bawah klasemen, Sunderland, pada Sabtu (13/2/2016). Seperti yang kerap terjadi musim ini, United kehilangan poin karena gol menit-menit akhir

Setan Merah sempat tertinggal lebih dulu lewat gol cepat Wahbi Khazri (3′) sebelum Anthony Martial menyamakan kedudukan (39′).

Gol kemenangan Sunderland datang dari tandukan Lamine Kone yang tak bisa dibendung Martial di garis gawang dan menyebabkan kiper David De Gea bunuh diri.

Tandukan sang pemain datang delapan menit jelang bubar, yang berarti United kebobolan empat gol dalam 10 menit akhir dari enam laga terkini yang menyebabkan mereka kehilangan 6 poin.

Selain melawan Sunderland, United kebobolan gol menit akhir dari Diego Costa (Chelsea, menit ke-90+1′), Charlie Austin (Southampton, 87′), dan Paul Dummett (Newcastle, 90′).

Secara total, musim ini United telah kebobolan tujuh gol dalam 15 menit terakhir laga, rasio terbesar dan hampir sepertiga dari jumlah kebobolan liga mereka musim ini (24).
Masalah konsentrasi dan stamina pemain kini menjadi salah satu pertanyaan mengingat frekuensi hal ini terjadi.

Kehilangan poin sebanyak itu tentu tendangan di gigi para pemain karena para Setan Merah sebenarnya rapih dalam bertahan pada fase awal-pertangahan laga.

Hal ini terbukti dari hanya tiga kali Setan Merah membiarkan lawan memimpin saat turun minum musim ini.

Konsekuensi problem konsentrasi itu mahal. Jika United tak kehilangan 6 poin tersebut, mereka bakal berada sejajar dengan City di posisi empat klasemen sementara dengan 47 angka.

Kini, mereka lebih dekat dengan Southampton dan West Ham di peringkat keenam dan ketujuh, ketimbang rival terdekat mereka itu dan sangat terancam kehilangan momentum untuk lolos ke Liga Champions musim depan.

“Hasil ini kekecewaan besar,” ujar Van Gaal seusai laga kontra Sunderland, seperti dikutip ESPN. “Saya tak bisa mengatakannya dengan cara lain. Anda mempersiapkan diri seminggu penuh tapi hari ini penuh kekecewaan.”

Leicester Bisa Merengkuh 7 Kemenangan Beruntun Usai Melawan Arsenal?

medium_6b504fd5a7e177908a3cbed7df4a65b9

bolaini.com – Jalan Leicester City menuju tangga juara Premier League terbuka lebar setelah bersua Arsenal. Mereka akan menghadapi tim-tim papan tengah bawah berdasarkan form table, klasemen performa dalam delapan laga terakhir sebelum ronde laga-laga akhir pekan ini.

Leicester sudah melakoni mayoritas laga-laga tandang kontra tim papan atas. Selain Arsenal, satu-satunya lawatan mereka ke kandang tim lima besar klasemen adalah partai kontra Manchester United pada 30 April.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Leicester bahkan tak perlu menorehkan kemenangan saat bertanding di Old Trafford. The Foxes bisa saja sudah memastikan gelar juara saat laga pada 30 April tersebut bergulir.

Hal ini karena Leicester tak membuang-buang poin kala bertandang ke tim-tim rival. Mereka menang 1-0 di Tottenham dan 3-1 di Manchester City.

Secara makro, mereka hanya kalah sekali dari 13 laga tandang musim ini, memenangi 8 di antaranya.

Jadwal pasukan Claudio Ranieri dalam dua bulan ke depan pun menjanjikan sekali. Jamie Vardy cs bakal bertandang ke tim yang tengah kesulitan di form table sebelum akhir pekan ini, yakni:

Norwich (kandang): peringkat ke-18 form table
West Brom (kandang): peringkat ke-15
Watford (tandang): peringkat ke-19
Newcastle (kandang): peringkat ke-17
Crystal Palace (tandang): peringkat ke-20
Southampton (kandang): peringkat ke-2
Sunderland (tandang): peringkat ke-16

Apabila Leicester bisa merengkuh kemenangan penyuntik moral lagi kontra Arsenal, dalam kondisi sangat optimis, mereka bisa menatap 18-21 poin di laga-laga tersebut.

The Foxes dapat menang dalam 6 dari laga-laga tersebut dengan partai tersulit datang kontra Southampton.

Arsenal menatap jadwal lebih sulit karena mereka belum bertandang ke Tottenham, kedua tim Manchester, West Ham, dan Everton, 5 dari 8 tim teratas Premier League.

Arsenal Vs Leicester, Memutus Tabu 42 Tahun

medium_333e904989126f63bc320086564aa809

bolaini.com – Decak kagum mengiringi perjuangan Leicester City merajut sejarah baru di Premier League.

Penulis: Indra Citra Sena

Sempat dianggap kehabisan bensin selepas menjalani festive period, klub berjulukan The Foxes alias Si Rubah itu sanggup bangkit tepat waktu dan kembali menempati posisi puncak klasemen.

Ada pun maksud dari kalimat “bangkit tepat waktu” yaitu meraih empat kemenangan dalam lima pertandingan terkini di Premier League. Yang mengagumkan, tiga di antaranya berasal dari tim-tim tradisional Inggris semacam Tottenham Hotspur (1-0), Liverpool (2-0), dan Manchester City (3-1).

Pekan ini kepantasan Leicester bertengger di puncak lagi-lagi menemui rintangan berat. Pasukan Claudio Ranieri segera menyambangi markas tim yang selalu menjadi momok selama bertahun-tahun, Arsenal.

Nyali Leicester seolah menciut setiap kali berhadapan dengan Arsenal. Hasil positif terbaru atas sang rival bahkan telah berlalu selama lebih dari dua dekade, tepatnya saat Si Rubah memetik kemenangan 2-1 pada 23 November 1994.

Tabu Leicester bertambah panjang bila menelusuri kesuksesan membungkam Arsenal di kandang lawan.

Potensi Hujan Gol pada Laga Man City Vs Tottenham

medium_4bc7b0a5b416ab691939221359c530f7

bolaini.com – Tahukah Anda torehan gol dalam sembilan pertemuan terakhir antara Manchester City dan Tottenham Hotspur menyentuh angka 41? Rataan gol dalam duel kedua kubu tersebut mencapai 4,5 per laga.

Hujan gol memang kerap terjadi di dalam duel Manchester City kontra Tottenham. Dalam pertarungan terakhir di White Hart Lane (26/9/2015), pertemuan kedua klub menghasilkan lima gol. Skor akhir 4-1 bagi kemenangan Tottenham.

Kemenangan terbesar Man City atas Tottenham di laga Premier League terjadi pada musim 2013-2014. Pada 24 November 2013, Man City menaklukkan Spurs dengan skor telak 6-0.

Laga antara Manchester City versus Tottenham di Stadiun Etihad yang digelar Minggu (14/2), juga berpotensi menghasilkan skor serupa.

Hingga pekan ke-25 Premier League 2015-2016, kedua kubu menyandang predikat sebagai salah satu klub paling produktif.

Manchester City berada di peringkat empat klasemen sementara dengan mengoleksi 47 gol. Di sisi lain, Tottenham ada di posisi kedua dengan 45 gol.

Jangan lupakan fakta bahwa Manchester City serta Tottenham juga sama-sama diperkuat dua penyerang terbaik di Premier League saat ini.

Manchester City memiliki Sergio Aguero yang sudah mengemas 14 gol, sedangkan Tottenham punya Harry Kane yang telah membukukan 15 gol.

Meski unggul dalam jumlah gol, Kane masih kalah dari Aguero dalam efektivitas di depan gawang. Konversi tembakan menjadi gol Aguero mencapai 20 persen, sedangkan Kane hanya 15 persen.

Menurut situs resmi Manchester City, Aguero juga tercatat sebagai pemain The Citizens yang paling sering menyarangkan bola ke gawang Tottenham Hotspur pada laga Premier League, yaitu 10 kali dalam delapan pertandingan.

Statistik menunjukkan penyerang asal Argentina ini mampu mencetak gol setiap 108,2 menit. Catatan itu merupakan yang terbaik di antara pemain lain yang mengoleksi setidaknya lima gol sepanjang sejarah Premier League.

STEPHEN POND/GETTY IMAGES
Bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane, mencetak gol ke gawang Norwich City di Carrow Road (2/2/2016).
STATISTIK PREMIER LEAGUE 2015-2016

Duel Arsenal Vs Leicester, Ajang Reuni Tembok Tangguh Asal Jerman

medium_4594852f9c4ec94399fff2b017a871d5

bolaini.com – Pertemuan Arsenal kontra Leicester di Stadion Emirates, Minggu (14/12/2016), menjadi ajang reuni bagi dua tembok kekar asal Jerman di pertahanan masing-masing kubu. Tuan rumah mengandalkan Per Mertesacker, sedangkan sang tamu dibentengi Robert Huth.

Setelah laga Leicester kontra Arsenal pada duel pertama musim ini kelar (26/9/2015), kamera menuju ruang ganti Stadion King Power merekam kejadian menarik.

Huth tampak sabar menunggu seseorang keluar dari kamar ganti pemain Arsenal. Setelah beberapa menit, orang yang dinantikan itu muncul.

Dialah Mertesacker. Pertemuan dua pria Jerman itu pun berujung ajang tukar kaus.

Huth tampak santai berbincang dengan rekan senegaranya tersebut, padahal pertahanannya baru diberondong oleh lima gol Arsenal (5-2).

Keakraban Huth dan Mertesacker memang sudah terjalin sejak lama. Kedua bek tengah itu sama-sama berusia 31 tahun. Mereka teman seangkatan di tim junior Jerman dan masuk skuat senior di Piala Konfederasi 2005 serta Piala Dunia 2006.

Meski lebih tua sebulan daripada Mertesacker, nama Huth lebih jarang terdengar di kancah internasonal setelah itu.

Ia absen dari turnamen besar seusai PD Jerman 2006. Sementara Mertesacker menjadi langganan kancah akbar hingga memutuskan pensiun dari timnas usai Brasil 2014.

ADRIAN DENNIS / AFP
Gestur bek Arsenal, Per Mertesacker, usai laga melawan Bournemouth di Stadion Emirates, 28 Desember 2015.

Namun, jangan harap keakraban itu terulang pada laga di Emirates nanti. Di atas lapangan, Mertesacker dan Huth bakal kembali adu kuat, bertarung satu sama lain mencegah tim kebobolan.

Kalau aspek defensif tim menjadi acuan, Mertesacker layak berbangga lantaran timnya baru menderita 22 gol, terminim kedua di liga setelah Tottenham (19 gol).

Di lain pihak, Leicester kebobolan 27 kali. Namun, dalam sisi personal, Huth lebih sulit ditembus lawan.

Jebolan akademi Chelsea itu mencatat rata-rata 7,3 kali sapuan, 2,7 kemenangan duel udara, 2 intersep, dan 1,2 tekel per gim.

Bandingkan dengan Mertesacker yang hanya punya rapor 5 sapuan, 2,2 keunggulan duel udara, 1,3 intersep, dan 1,2 tekel per partai.

Simak pula perkembangan kinerja terkini mereka. Huth sedang ‘naik daun’ berkat dua golnya ke gawang Manchester City pekan lalu (3-1).

Bek kelahiran 18 Agustus 1984 itu merupakan sumber gol alternatif bagi klub. Ia telah mencetak tiga gol musim ini, cuma kalah dari tiga pemain ofensif: Jamie Vardy (18 gol), Riyad Mahrez (14), dan Shinji Okazaki (4).

ADRIAN DENNIS / AFP
Robert Huth (kanan) merayakan gol Leicester ke gawang Manchester City di Stadion Etihad, 6 Februari 2016.

Mertesacker? Pemain Arsenal sejak 2011 itu belum mencetak gol. Statusnya sebagai starter untuk laga ini juga belum terjamin.

Sejak ia diberi kartu merah oleh wasit pada laga kontra Chelsea (24/2/2016), Manajer Arsene Wenger mengandalkan Gabriel Paulista sebagai tandem Laurent Koscielny di jantung pertahanan.

Hasilnya, The Gunners tak kebobolan dalam dua laga terbaru melawan Southampton (0-0) dan Bournemouth (2-0).

Meski begitu, Arsenal tetap membutuhkan aspek kepemimpinan Mertesacker guna memegang kendali benteng London Merah.

“Dia adalah pemimpin hebat dan sangat dihormati di kamar ganti kami. Saya punya tiga bek tengah dan akan beradaptasi tergantung pola, lawan, dan kekuatan mereka,” ujar Wenger.

Gelandang Muda Arema Ini Ingin Hapus Trauma di Kanjuruhan

medium_ff24cf36f9915735567ae9eae79d6672

bolaini.com – Manajemen Arema Cronus sudah secara resmi mengikat pemain muda multifungsi Antoni Putro Nugroho (21). Mantan pemain Barito Putera ini sudah menandatangani kontrak berdurasi satu tahun ke depan.

Pemain yang bisa menempati posisi striker dan gelandang itu berhasrat dapat kesempatan main dalam uji coba lawan Madura United Minggu (14/2/2016) sore di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.

Dia tak sabar ingin merasakan atmosfer stadion yang selalu penuh dengan dukungan Aremania.

Di samping itu, Toni, sapaan akrabnya juga ingin menghilangkan trauma. Sebab, April 2015 dia mengalami cedera lutut parah di Kanjuruhan, tepatnya dalam laga QNB League 2015.

Saat masih memperkuat Barito Putera, dia berbenturan keras dengan Kurnia Meiga.

Insiden tersebut membuat jebolan SAD Uruguay ini harus naik meja operasi.

”Saya akan berusaha keras untuk menghilangkan trauma di Kanjuruhan. Karena setelah cedera itu baru kali ini bersiap untuk pertandingan lagi,” kata striker gesit ini.

Saat persiapan tim sebelum ujicoba, Toni lebih banyak diposisikan sebagai winger kiri dan kanan. Dia ditugaskan untuk melayani bomber Cristian Gonzales. Hanya saja kemungkinan besar Toni dimainkan sebagai pengganti.

Arema hanya mempunyai beberapa pemain starter seperti Esteban Vizcarra dan Samsul Arif di posisinya. ”Saya akan terus berusaha untuk dapat kesempatan main. Meskipun banyak pemain besar di tim ini,” ujarnya.

Toni sebenarnya masih diharapkan oleh Barito Putera untuk tampil di ajang ISC 2016.

Namun, Arema lebih cepat memberinya dia kejelasan dengan kontrak dan berbagai turnamen yang akan diikuti.

Toni mengaku masih punya hutang budi dengan Barito karena biaya operasi lututnya ditanggung oleh tim yang bermarkas di Banjarmasin tersebut.

”Kontrak saya di Barito memang sudah selesai. Tapi saya juga butuh kejelasan untuk segera bermain,” kata pemain timnas U-23 ini.

Tatoqq.com Agen Domino dan Agen BandarQ Terpercaya

Screenshot_6

Tatoqq adalah Situs Judi Online ( Agen Poker, Domino QQ, Judi Capsa dan Judi Adu Q ) terpercaya yang siap melayani para member setia kami dalam bermain di permainan 7x24jam nonton stop. Semua Permainan yang ada dalam tatoqq dapat diakses dengan 1 user id sudah bisa bermain game bermacam-macam sperti BandarQ ,Dominoqq, Poker, Capsa susun,AduQ , dan cukup dengan deposit Rp.25.000,- anda sudah memulai permainan di tatoqq.com

Untuk anda yang berminat poker online atau bandarQ-Dominoqq-aduq khususnya uang asli dan ingin aman terpercaya, cobalah keberuntungan anda pada tatoqq. Bandar Ini Sangat Fair dan bisa di percaya. Poker Kini menjadi hiburan yang digemari para kaum adam dan hawa. lumayan jika pas waktu senggang bisa menang main poker. itung itung bisa buat beli rumah dan mobil mewah jika permianan kita bagus dan mantap.

Saya sebagai pemain yang sudah sering menang hanya bisa memberi tahu kamu semua, kalau mau jadi pemain poker yang handal dan ahli dalam mengolah kartu, perbanyaklah waktu untuk selalu bermain poker dan domino online di tatoqq. Sekarang kalian sudah tau kan kalau tatoqq.com itu adalah agen poker dan dominobet yang terpercaya dan terbaik, segera lakukan pendaftaran di tatoqq.com agar kalian bisa menjadi salah satu member tatoqq yang beruntung karena bisa bermain di situs judi poker dan domino online yang terpercaya dan terbaik.

Cara Untuk daftar Silahkan anda KLIK DAFTAR TATOQQ.COM DISINI nanti anda langsung di bawa ke menupendaftaran member.

Jangan lupa bermian di tatoqq.com ini mempunyai kesenangan sendiri.. silahkan lah untuk bermain sersama tatoqq.com ini, semoga bisa berhasil.

Terimakasih, dan salam hangat selalu.

Zidane Belum Berani Turunkan Bale Hadapi Bilbao

bale1_67c473a

okegool.com – Real Madrid akan menghadapi Athletic Bilbao akhir pekan ini. Zinedine Zidane menyatakan belum berani menurunkan Gareth Bale yang baru saja sembuh dari cedera.

Pemain asal Wales tersebut mengalami cedera betis saat menghadapi Sporting Gijon tengah bulan Januari. Bale hampir sembuh dan sudah latihan penuh akhir-akhir ini. Tapi Zidane menyatakan bahwa pemain yang telah mengumpulkan 13 di La Liga tersebut belum sepenuhnya fit untuk menjalani pertandingan lawan Bilbao.

“Bale akan bermain jika dia fit 100 persen. Saya tak akan mengatakan kapan itu terjadi. Kami hanya ingin yang benar-benar siap,” kata Zidane dalam jumpa pers seperti dilansir Marca.

“Saya ingin Bale 100 persen, bukan 80 atau 85 persen. Dan kami tak akan mengambil risiko. Bale merasakan sedikit tidak nyaman dalam pemulihannya,” jelas pelatih asal Prancis tersebut.

Selain itu, Zidane mengungkapkan bahwa Kovacic akan bermain sejak awal dalam pertandingan yang akan dijalani pekan ini.

1 2 3 199