Bungkam Carpi, Mancini Desak Inter Milan Boyong Muka Baru

030026700_1438061479-20150728-Pertandingan_Persahabatan-Cina-Real_Madrid_Inter_Milan7

bolaini.com – Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini mendesak manajemen klub untuk memboyong muka baru jelang penutupan bursa transfer.

Selama dua pekan, semua gol Nerazzurri disumbangkan oleh Stevan Jovetic. Apa yang dilakukan pemain asal Montenegro itu membuat rekor kemenangan Inter masih 100 persen. Terakhir, dia mencatatkan namanya dua kali ketika timnya menang 2-1 atas Carpi, Senin (31/8/2015). Menurut Mancini, ketergantungan terhadap Jovetic tak boleh dibiasakan.

“Faktanya adalah tim ini terbuat dari skuat yang kecil dan beberapa peran tidak terpenuhi. Terlepas kedatangan dari Ivan Perisic, kita akan melihat apa yang terjadi besok,” ucap pria dengan sapaan akrab Mancio kepada Sport Mediaset.

“Senang rasanya bisa memenangkan laga ini, tapi tim masih bisa tampil lebih bagus lagi. Inter kebobolan gol yang absurd meski Carpi berjuang keras. Saya mengatakan kepada pelatih lawan, yakni Fabrizio Castori, kalau mereka bisa bertahan jika terus mempertahankan performa.”

Dalam kesempatan ini, mantan juru gedor Sampdoria itu ditanya soal peluang Hernanes merapat ke Juventus. Dia juga tak lupa mengirimkan pujian kepada para pemainnya secara khusus.

“Jeison Murillo dan Joao Miranda tampil prima malam ini. Lini pertahanan bermain bagus dan seharusnya kami bisa memastikan kemenangan lebih awal. Sepanjang laga Inter menciptakan peluang emas tapi itu seharusnya dimaksimalkan.”

“Hernanes? Dia adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Alasan mengapa dia tidak bermain secara penuh adalah karena Hernanes mengalami cedera,” tutup Mancini.

4 Pemain Gresik United Ini Bakal Jadi Pembeda saat Hadapi PSM

043209900_1440768903-Gresik_United_01_zaidan_nazarul

bolaini.com – Gresik United akan memulai kiprahnya di babak penyisihan Grup D Piala Presiden 2015, saat berhadapan dengan tuan rumah, PSM Makassar di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Senin (31/8/2015) jam 15.00 WIB. Tidak mudah bagi anak-anak asuhan Lestiadi untuk menaklukkan PSM di kandang lawan.

Meski begitu, Laskar Joko Samudro memiliki optimisme tinggi bisa menjungkalkan Ferdinand Sinaga dkk. di laga perdana Grup D turnamen gagasan Mahaka Sports and Entertaiment ini. Apalagi, Gresik United memiliki beberapa pemain yang bisa diandalkan dalam laga tersebut.

Siapa saja pemain andalan Gresik United unntuk bisa membawa kemenangan di laga perdana Piala Presiden? Berikut prediksi yang sudah dirangkum

1. Muhammad Ridwan (Kiper)

Nama Muhammad Ridwan mungkin tidak terlalu populer di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Meski begitu, kiper berusia 24 tahun tersebut merupakan salah satu penjaga gawang muda berbakat yang dimiliki Indonesia.

Pria kelahiran 26 Maret 1991 tersebut pernah menjadi salah satu penggawa Timnas Indonesia U-22 pada tahun 2012. Apalagi, kiper yang lahir di kota Tangerang tersebut memiliki kemampuan membaca arah bola yang baik. Selain itu, Ridwan mempunyai antisipasi yang bagus, ketika melakukan duel dengan para striker di udara.

Gresik United akan berharap banyak padanya untuk menahan gempuran dari trio striker PSM, Ferdinand Sinaga, Muchlis Hadi Ning, dan Maldini Pali pada laga perdana Grup D Piala Presiden. Wajib ditunggu, kemampuan Ridwan untuk membawa Gresik United meraih kemenangan.

2. Rendy Siregar (Bek Tengah)

Siapa yang tidak mengenal nama Rendy Siregar? Nama tersebut sangat sering didengar para pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, bek tengah berusia 28 tahun tersebut sudah malang melintang membela banyak klub di persepak bolaan Tanah Air.

Kemampuannya menghentikan pergerakan striker sudah tidak perlu ditanyakan dan diragukan lagi. Arah membaca pergerakan lawan juga sudah dihafal di kepalanya. Selain itu, Rendy mempunyai insting untuk menciptakan gol, saat ikut membantu rekan-rekannya di lini depan ketika mendapatkan sepakan pojok.

Apalagi, Rendy memiliki kemampuan untuk memenangkan duel satu lawan satu dan duel udara saat berhadapan dengan para striker lawan. Untuk itu, mantan pemain Sriwijaya FC tersebut diharapkan bisa mematikan pergerakan-pergerakan pemain depan PSM, saat laga perdana Grup D Piala Presiden 2015.

3. Bima Sakti (Gelandang Tengah)

Pemain berumur 39 tahun tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi kapasitasnya sebagai pemain bola profesional di Indonesia. Gelandang asal Balikpapan itu merupakan salah satu produk lokal terbaik yang dimiliki Indonesia pada eranya.

Pemain yang populer dengan nomer punggung 11 tersebut, pernah membela Timnas Indonesia dari tahun 1995-2001. Di level klub, Bima Sakti pernah mengantarkan PSM menjadi juara Liga Indonesia, serta mendapatkan penghargaan pemain terbaik Liga Indonesia pada musim 1999-2002.

Kemampuan memanjakan pemain depan untuk menciptakan gol melalui umpan matangnya sangat diperlukan Gresik United saat menghadapi PSM di laga perdana Grup D Piala Presiden. Apalagi, Bima Sakti memiliki akurasi tendangan yang baik saat mengeksekusi tendangan bebas. Selain itu, pengalamannya yang pernah membela Juku Eja diharapkan bisa membantu rekan-rekan setimnya untuk mempelajari permainan PSM di laga tersebut.

4. Yusuf Effendi (Striker)

Striker berumur 27 tahun tersebut diharapkan oleh Gresik United untuk bisa membobol gawang PSM. Apalagi, Yusuf memiliki akurasi tendangan yang baik di dalam kotak penalti.

Sealin itu, pemain berdarah Banyuwangi tersebut disebut Liestiadi pemain cerdas. Ia jago dalam penempatan posisi. Dalam momen tertentu ia bisa jadi pemain pemutus kebuntuan.

Liestiadi yakin anak asuhnya yang satu ini akan bersinar di Piala Presiden. Gaya mainnya yang belum dihafal banyak tim pesaing akan mempermudah dirinya menjebol gawang para pesaing.

 

Tiga Kiper Membuat Pelatih Martapura FC Bisa Tidur Nyenyak

092060000_1440959554-ALI_BUDI_RAHARJO_1_ROB

bolaini.com – Senin (31/8/2015) pagi pukul 08.00 WIB, rombongan tim Martapura FC bertolak ke Bandung untuk melakoni babak penyisihan Grup A Piala Presiden yang berlangsung 2-10 September 2015. Kekuatan tim asuhan Frans Sinatra Huwae ini sebanyak 22 pemain, termasuk tiga kiper di dalamnya.

Yang menarik justru jajaran penjaga gawang tersebut. Nama kiper binaan asli Martapura FC, Ali Budi Raharjo, tak ada di daftar rombongan itu. Ali melakukan tindakan indisipliner sehingga terpaksa ditinggal.

“Ali sudah ikut saya di tim ini sejak Divisi Dua. Jadi jangan ditanya soal jasanya untuk Martapura FC. Tapi, saya harus tetap tegas terhadap hal-hal yang prinsip kepada semua pemain. Terutama sikap dan motivasi untuk berlatih rutin. Karena mereka sudah jadi pemain profesional, jadi komitmen pilihan hidup itu harus dipegang teguh. Soal Ali Budi Raharjo, dia mengaku sulit untuk berlatih pagi hari,” ungkap Frans Sinatra, pelatih Martapura FC.

Padahal, latihan pagi harus diikuti semua pemain tanpa terkecuali. Meski Ali Budi Raharjo berjasa besar, dia diputuskan tidak diajak ke Bandung.

“Saya tak pandang bulu, apakah itu anak sendiri atau pemain lain. Kalau mereka tak disiplin dan rajin berlatih, saya tak segan-segan mencoretnya. Padahal, sejak awal saya ingin orbitkan Ali jadi kiper lokal yang bisa jadi pemain besar di kemudian hari. Tapi, nampaknya dia belum siap untuk jadi pemain hebat,” papar mantan gelandang timnas era 1990-an ini.

Manajemen klub lantas memanggil pulang kembali kiper kawakan Husni Mugni, Fauzal Mubarok, dan kiper muda Beni Yoewanto yang musim lalu berbaju Persipasi Bandung Raya (PBR).

“Beni jebolan SAD Uruguay. Dia pernah dididik Akademi Arema. Usianya juga masih muda, tapi talentanya bagus. Makanya kami rekrut dia di Piala Presiden ini. Soal Husni Mugni dan Fauzal Mubarok, mereka sudah kaya pengalaman. Keduanya sudah pernah membela klub-klub ISL,” ungkap Hariyanto, asisten pelatih kiper.

Khusus Husni Mugni, dia pernah lama jadi pilar utama Barito Putera dan ikut mengangkat prestasi klub itu dari Divisi Utama ke ISL. Musim lalu, jika kompetisi tak berhenti, Husni Mugni resmi berbaju Persiba Balikpapan.

“Tanpa nama Ali Budi Raharjo, kami masih punya Husni Mugni yang juga asli Kalsel. Saya pikir pos di penjaga gawang sangat kompetitif. Meski Husni dan Fauzal lebih senior, tak ada jaminan mereka berdiri di bawah mistar. Saya akan pasang kiper yang paling siap secara fisik dan mental,” ujar Hariyanto.

Soal Fauzal Mubarok, sebenarnya klub berjuluk Laskar Sultan Adam ini sempat ingin memboyong Fauzal untuk proyeksi Divisi Utama yang batal terselenggarakan lalu. Namun, manajemen klub Kota Intan ini kalah cepat dari Persijap Jepara.

“Tapi, kami berjodoh di Piala Presiden. Kebetulan saat itu Fauzal sedang main tarkam di Banjarmasin. Jadi sekalian kami ajak di turnamen ini. Tiga kiper ini membuat saya bisa nyenyak tidur, karena saya tahu kualitas mereka,” kata Hariyanto.

RD Sebut Masalah KITAS Mbida Messi Sebuah Kecerobohan

023759800_1419410061-Rahmad_Darmawan_3

bolaini.com – Turnamen Piala Presiden 2015 kemungkinan besar berakhir bagi Mbida Messi. Rekrutan anyar Persija Jakarta itu masih terkendala Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) yang sudah kedaluwarsa sejak 31 Juli.

Saat Persija takluk 0-3 dari Bali United, Minggu (30/8/2015), Messi yang diproyeksikan mengisi tim inti Macan Kemayoran sama sekali tidak dimasukan dalam susunan pemain. Akhirnya diketahui bahwa mantan pemain Persiram Raja Ampat itu mengalami masalah dengan KITAS.

“Sebetulnya ceroboh karena Messi sudah latihan seminggu dengan kami. Seminggu itu sudah kelihatan, mestinya kami tanya dong KITAS bagaimana,” ucap Rahmad.

“Masa bisa sampai tidak tahu kalau KITAS-nya habis. Jujur saja saya kaget,” ia menambahkan.

Absennya Messi diakui Rahmad menganggu skema yang ingin diterapkannya saat takluk dari Bali United. Pasalnya, gelandang berusia 34 tahun itu masuk dalam skema formasi ideal yang diusungnya.

Gara-gara absennya Messi, beberapa pemain Persija tak bermain di posisi terbaiknya saat melawan Bali United.

“Ya pasti mengganggu sekali. Dalam uji coba, dalam latihan, Messi masuk dalam starting eleven kami,” kata pelatih asal Metro, Lampung ini.

Preview Swansea vs MU: Ujian Bagi Rooney dan Van Gaal

092573200_1440685453-Swansea-City-vs-Manchester-United

bolaini.com – Bermodal catatan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir Premier League membuat Manchester United diunggulkan memetik kemenangan saat bertandang ke markas Swansea City di Stadion Liberty, Minggu (30/8/2015) malam WIB.

Namun, bukan berarti Setan Merah tanpa cacat. Pasalnya Wayne Rooney Cs. hanya mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan. Berbanding terbalik dengan The Swans yang mampu mengemas lima gol dari tiga pertandingan.

Rooney yang musim ini mengemban tugas sebagai penyerang tunggal gagal menunjukkan penampilan ciamiknya dalam tiga pertandingan pembuka Premier League. Penyerang asal Inggris itu gagal mencetak satu gol pun yang membuatnya mendapatkan banjir kritik dari para pengamat maupun fans MU.

Tapi, hat-trick Rooney saat membungkam Club Brugge 4-0 di leg kedua babak playoff Liga Champions menghadirkan angin segar bagi publik Old Trafford. Rooney sendiri mengakui ketiga golnya ke gawang wakil Belgia itu sangat penting jelang menghadapi Swansea.

“Tentu saja sebagai striker Anda ingin mencetak gol. Saya tahu kualitas saya dan apa yang bisa saya bawa untuk tim,” ungkap Rooney usai mencetak trigol ke gawang Brugge.

Namun apalah arti hat-trick Rooney di Liga Champions jika tak mampu diulangnya ketika melawan Swansea. Ujian berat memang bagi Rooney mengingat pertahanan Swansea yang cukup baik dengan hanya satu kali kebobolan dari dua laga saat bermain di Stadion Liberty.

Bukan hanya Rooney yang akan mendapatkan ujian berat pada laga ini, manajer MU, Louis van Gaal dipastikan akan menjadi sorotan. Pasalnya pada musim lalu, meneer 64 tahun ini gagal mengalahkan Swansea City dalam dua pertemuan Premier League.

MU dua kali takluk dari Swansea City pada musim lalu dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama lewat gol Ki Sung-yueng dan Gylfi Sigurdsson. Gol balasan MU dicetak oleh Wayne Rooney.

Pada pertemuan kedua, Manchester United kembali takluk 1-2 lewat gol Ki Sung-yueng dan Bafetimbi Gomis. Sdapun gol Setan Merah dicetak Ander Herrera.

Catatan itu jelas tak mau diulang Van Gaal saat bertandang melawan anak asuh Garry Monk. “Saya tak mau kalah lagi. Ini satu-satunya klub yang tidak bisa kami kalahkan atau minimal mendapat satu poin pada musim lalu. Saya berharap kami dapat meningkatkan performa dan kami bisa menunjukkan telah lebih baik dari tahun lalu,” ungkapnya.

Ada sosok menarik yang harus diwaspadai Van Gaal. Dia adalah Ki Sung-yueng. Gelandang asal Korea Selatan itu tercatat selalu berhasil mencetak gol dalam dua pertemuan melawan MU musim lalu. Dan, pada pertandingan nanti, Monk bisa menurunkan Ki yang sudah pulih dari cedera hamstring.

Pada pertandingan nanti, Van Gaal juga dipastikan tidak bisa menurunkan Adnan Januzaj dan Phil Jones yang masih berkutat dengan cedera. Tapi, Marouane Fellaini dan Marcos Rojo sudah bisa dimainkan. Rasa optimistis tinggi memenangkan pertandingan pun langsung membumbung tinggi di benak skuat MU.

“Kami sangat percaya diri sekarang. Musim lalu kami memberikan enam poin pada mereka, jadi kami harus siap untuk bermain melawan mereka. Mereka tim yang bagus,” ujar Ander Herrera.

Beralih ke kubu lawan, manajer Swansea, Garry Monk, dipastikan bisa menurunkan skuat terbaiknya lantaran tak ada satu pemain pun yang cedera. Namun, Monk tetap tak mau sesumbar dan merendah jelang menjamu MU di Stadion Liberty.

“Pertandingan selalu sulit ketika berhadapan dengan klub besar. Mereka menambahkan banyak kualitas kedalaman skuat dan memiliki pemain kelas dunia. Kami underdogs, tapi kami bermain di kandang dan akan mengeluarkan performa terbaik demi para fans,” ujar Monk.

Prakiraan susunan pemain:

Swansea City (4-2-3-1): Lukas Fabianski; Kyle Naughton, Mattias Fernandez, Ashley Williams, Neil Taylor, Jordan Ayew, Jonjo Shelvey, Jefferson Montero, Jack Cork, Gyfli Sigurdsson, Bafetimbi Gomis

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Luke Shaw, Daley BLind, Chris Smalling, Matteo Darmian, Morgan Schneiderlin, Bastian Schweinsteiger, Memphis Depay, Marouane Fellaini, Juan Mata, Wayne Rooney

Lima pertemuan terakhir:

Swansea City 2-1 Manchester United
Manchester United 1-2 Swansea City
Manchester United 2-0 Swansea City
Manchester United 1-2 Swansea City
Swansea City 1-4 Manchester United

Lima laga terakhir:

Swansea City

Swansea City 3-0 York City
Sunderland 1-1 Swansea City
Swansea City 2-0 Newcastle United
Chelsea 2-2 Swansea City
Swansea City 0-0 Deportivo La Coruna

Manchester United

Club Brugge 0-4 Manchester United
Manchester United 0-0 Newcastle United
Manchester United3-1 Club Brugge
Aston Vila 0-1 Manchester United
Manchester United 1-0 Tottenham Hotspur

Prediksi Bola.com: Swansea City 45-55 Manchester United

4 Pemain Kunci Persija saat Melawan Bali United Pusam

062553600_1440421130-Bambang-Pamungkas-Latihan-01

bolaini.com – Persija Jakarta akan memulai perjuangan mereka di Piala Presiden 2015. Di laga pembuka Grup C, Macan Kemayoran akan bersua tuan rumah, Bali United Pusam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/8/2015).

Menghadapi Bali United, menarik untuk menyoroti siapa saja sosok kunci dari lini per lini tim ibu kota. Satu yang pasti, kehadiran beberapa muka baru membuat skuat Persija menjadi lebih berwarna.

ANDRITANY ARDHIYASA (KIPER)

Meski usianya terbilang masih muda, 23 tahun, Andritany merupakan jaminan mutu di bawah mistar Persija. Segudang pengalaman yang dimiliki oleh eks kiper timnas U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 itu bisa menjadi pembeda di laga krusial seperti melawan Bali United nanti.

Meski posturnya tidak tinggi menjulang, hanya 179 cm, Andritany punya refleks yang mengagumkan dan cakap dalam membaca serangan lawan. Maka wajar, sosok ayah satu anak ini tak tergantikan di bawah mistar.

Dengan performa apiknya di bawah mistar, kiper kedua Adixi Lenzivio dan kiper ketiga Reky Rahayu harus rela terus menjadi penghangat bangku cadangan.

ISMED SOFYAN (BEK SAYAP KANAN)

Kecepatan jelas sudah bukan lagi menjadi senjata utama seorang Ismed Sofyan. Maklum, pria asal Negeri Serambi Mekkah ini sudah termakan usia. Kini, sosok Ismed yang terkenal hebat dalam urusan tendangan bebas itu sudah berusia 36 tahun.

Namun demikian, jangan pernah ragukan kemampuan Ismed dalam mengamankan setiap jengkal daerah pertahanan Persija. Ismed terkenal sebagai pemain yang tak kenal kompromi saat melakukan pengawalan terhadap pemain lawan.

Pada laga melawan Bali United akan menarik melihat duel Ismed dengan dua pemain sayap lincah Bali United yakni Sultan Samma dan Bayu Gatra Sanggiawan yang kerap berganti posisi. Jika wakil kapten Persija ini berhasil mematikan pergerakan dua motor serangan Bali United ini, kans Persija untuk memenangi pertandingan terbilang besar.

RAMDANI LESTALUHU (GELANDANG SAYAP KIRI-KANAN)

Beberapa muka baru seperti Mbida Messi, Vendry Mofu, dan Irsyad Maulana memang sukses memberikan tambahan tenaga bagi Persija. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa pemain kunci di lini tengah Macan Kemayoran tetap mengarah kepada seorang, Ramdani Lestaluhu.

Pemain sayap kelahiran Tulehu, 23 tahun silam memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan menusuk ke daerah pertahanan lawan. Kecepatan dan akurasi umpan Ramdani akan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Bali United.

Maka itu, menjadi tugas berat bagi eks penggawa Timnas U-19, Ricky Fajrin yang mengisi pos bek kiri Bali United mematikan pergerakan Ramdani. Jika mantan pemain Sriwijaya FC itu leluasa megobrak-abrik pertahanan Serdadu Tridatu maka tiga poin di laga perdana merupakan sesuatu yang wajar diraih.

BAMBANG PAMUNGKAS (PENYERANG)

Bepe, sapaan akrabnya, merupakan seorang pesepak bola yang komplet. Ia bisa berperan sebagai mesin gol tapi tidak kesulitan juga untuk beradaptasi jika diberikan peran sebagai penyerang lubang.

Selain kelebihannya dalam urusan duel udara, kapten Persija berusia 36 tahun ini juga memiliki visi permainan jempolan. Kelebihan yang dimiliki Bepe plus segudang pengalamannya bisa menjadi senjata ampuh untuk merusak pertahanan Bali United yang akan dikawal eks pemain Sriwijaya FC, Bobby Satria.

Kehadiran Bepe di lini depan diharapkan bisa memberikan nilai plus bagi lini serang Persija. Apalagi, Persija juga kini memiliki pemain sekelas Muhammad Nur Iskandar yang bisa memecah kebuntuan saat Bepe kesulitan mencari ruang karena mendapatkan penjagaan ketat.

 

Catatan Gol Bambang Pamungkas Striker Kharismatik di ISL

bolaini.com – Banyak orang menyangsikan kualitas permainan dan ketajaman seorang Bambang Pamungkas ketika usianya menginjak kepala tiga. Bepe ditengarai mulai kehilangan tajinya sebagai penyerang seiring bertambahnya usia.

Namun, hal tersebut bukan menjadi beban bagi pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut. Kendati pergerakannya sudah tidak selincah dulu, dengan intelegensia tinggi dan segudang pengalaman, Bambang justru menjadi semakin matang sebagai pesepak bola.

Selama penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) sejak musim 2008-2009 hingga 2015, pria kelahiran Getas ini sudah mengoleksi sebanyak 74 gol.

Catatan tersebut berada di urutan ke-5 daftar pencetak gol terbanyak ISL, di bawah Boaz Solossa (111), Cristian Gonzales (107), Beto Goncalves (97), dan Greg Nwokolo (79). Rekor 74 gol ditorehkan Bambang untuk 2 klub: Persija dan Pelita Bandung Raya (PBR).

Melalui tulisan ini, mari kita telaah lebih dalam catatan-catatan unik dan menarik dari rekor gol seorang Bambang Pamungkas.

***

Langganan Dua Digit

Sejak dimulai pada musim 2008-2009, ajang ISL telah digulirkan sebanyak tujuh kali, yang termasuk musim 2015 yang hanya berlangsung selama dua minggu. Dari total tujuh musim pergelaran ISL, Bambang turut berpartisipasi di enam musim. Ia sempat rehat di musim 2013 dengan alasan pribadi.

Kecuali di musim 2015 yang tidak selesai, Bepe selalu mencatat total gol dua digit, yang berarti 10 atau lebih gol di tiap musim yang ia ikuti. Berikut grafik torehan gol per musim Bambang di ISL.

Statistik performa Bambang Pamungkas selama di Indonesia Super League (ISL). (Labbola)
Untuk seorang striker, di mana torehan gol merupakan penilaian utama, catatan yang dibuat Bambang masuk ke kategori ‘bagus’, meski belum dapat dikatakan ‘impresif’.

***

Getol membobol gawang Singo Edan

Di antara tim-tim yang gawangnya pernah dibobol, gawang Arema adalah yang paling sering menjadi korban keganasan seorang Bepe. Total, sudah delapan gol yang dijaringkan suami dari Tri Buana Tungga Dewi ini ke gawang tim Singo Edan.

Angka tersebut juga menjadi yang tertinggi bagi seorang pemain yang mencetak gol ke gawang Arema, di atas Boaz (7), Hilton Moreira (6), dan Keith Gumbs, dan Beto Goncalves (masing-masing 5).

Torehan hat-trick di ajang ISL 2015 pada 4 April 2015 menjadi yang terbanyak dicetak Bambang Pamungkas ke gawang Arema di satu pertandingan. Sebelumnya di musim 2008-2009, Bepe juga sempat mencetak 2 gol saat menghadapi Arema.

Dari partisipasi di enam musim ISL, Bepe hanya absen membobol gawang Arema di musim 2014. Setelah Arema, tim yang sering menjadi korban Bepe adalah PSPS, PSMS, Persela, dan Sriwijaya FC, yang masing-masing pernah dibobol sebanyak lima kali.

***

Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat favorit Bepe

Dari puluhan stadion yang pernah menjadi tempat bermain Bepe selama ISL, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan stadion di mana ia paling sering mencetak gol.

Hal ini bukan suatu kejutan mengingat Persija sebagai tim yang identik dengan Bepe memang bermarkas di stadion yang terletak di bilangan Senayan, Jakarta tersebut. Total, Bepe sudah mencetak 26 gol di SUGBK, dengan rincian 25 gol untuk Persija dan satu gol bersama PBR (ke gawang Persija).

Tidak heran jika Stadion Si Jalak Harupat, Soreang menjadi stadion kedua di mana Bepe sering mencetak gol. Jika di total, ada 9 gol yang dicetak Bepe di stadion yang menjadi markas Persib tersebut.

Rinciannya: lima gol untuk PBR, tiga gol untuk Persija, dan satu gol untuk Persib. Untuk Persib? Ya, satu gol bunuh diri dicetak Bepe saat membela PBR melawan Persib di Babak 8 Besar ISL 2014.

***

Markus Haris Maulana paling sering menjadi korban

74 gol yang ditorehkan Bepe di ajang ISL disarangkan ke gawang yang dijaga oleh 38 kiper berbeda. Diantara 38 kiper tersebut, gawang Markus Haris Maulana adalah yang paling sering dibobol oleh Bepe.

Total sudah enam gol yang disarangkan Bepe ke gawang Markus, dengan rincian tiga gol saat Markus membela PSMS Medan dan tiga gol ketika masih mengenakan seragam Persib.

Setelah Markus, kiper yang sering dibobol Bepe adalah Syamsidar dan Kurnia Meiga. Kedua kiper yang pernah menjaga gawang Tim Nasional Indonesia tersebut masing-masing dibobol empat kali oleh Bepe.

***

Panas di babak kedua

Jika dibagi per babak, Bepe lebih sering mencetak gol di babak kedua. Dari total 74 gol, 45 di antaranya (60%) diciptakan di babak kedua. Sisa 29 gol dicetak di babak pertama. Ini menandakan Bepe baru mulai ‘panas’ di babak kedua.

Jika lebih dirinci lagi menjadi interval per-15 menit, interval kedua babak kedua merupakan waktu favorit Bepe untuk mencetak gol. Total, ada 21 gol yang dicetak Bepe di antara menit ke-61 hingga menit ke-75.

***

Di antara 5 pemain tersubur era ISL, hanya Bepe dan Cristian Gonzales yang kemungkinan akan turun di ajang Piala Presiden mendatang. Mampukah Bepe sang striker kharismatik membuktikan bahwa produktivitasnya masih tinggi?

Prediksi AS Roma vs Juventus: Duel Penasbihan Kandidat Juara

bolaini.com – Bigmatch mewarnai pekan kedua Serie A Italia musim 2015 – 2016. Dua tim kandidat terkuat juara, Juventus dan AS Roma, saling berhadapan. Siapa yang bakal tampil sebagai pemenang?

Pertarungan akbar nanti bakal dihelat di kandang AS Roma, Stadion Olimpico, Minggu (30/8/2015) malam WIB. Kedua tim sama-sama meraih hasil kurang maksimal di pekan perdana.

Juara bertahan, Juventus, secara mengejutkan tumbang di kandang sendiri saat bersua Udinese akhir pekan lalu. Sementara, AS Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona.

Ya, dalam dua musim terakhir AS Roma menjadi penantang paling serius Juventus dalam meraih gelar Scudetto. Musim lalu, Serigala Ibukota mengakhiri musim dengan selisih tujuh poin dari Bianconeri.

“Tentu saja masih banyak hal yang harus kami perbaiki. Akan tetapi, pertandingan nanti bakal sangat menarik. Kami sangat menantikannya,” ujar pelatih AS Roma, Rudi Garcia, seperti dinukil ESPN.

“Kami jauh lebih kuat di depan pendukung kami. Jika mampu bekerjasama, maka kami memiliki kesempatan yang besar untuk menjadi pemenang,” ia menambahkan.

Partai nanti menandai pertemuan ke 163 antara kedua tim. Sejauh ini, Juventus unggul jauh dengan 77 kemenangan. Sementara, AS Roma baru 37 kali meraih kemenangan. 48 laga lainnya berakhir imbang.

Dalam 10 pertandingan terakhir, AS Roma hanya mampu sekali memenangkan pertandingan melawan Juventus, enam kali kalah dan tiga kali imbang, Terakhir kali AS Roma mengecap manisnya kemenangan melawan Juve adalah pada Februari 2013 lalu.

“Serie A bukanlah seperti lomba lari 100 meter, melainkan lomba marathon. Anda butuh kesabaran untuk menemukan ritme yang tepat. Kami memiliki tim yang bagus,” ujar pelatih Juve, Massimiliano Allegri, seperti dinukil Goal.

“Kami memiliki para pemain yang masih butuh banyak belajar. Jadi, kami harus memberikan banyak waktu bagi mereka. Kami akan berkembang seiring waktu. Kami harus kembali ke jalur kemenangan,” ia menambahkan.

Setelah kalah melawan Udinese, Juventus mendatangkan Juan Cuadrado untuk memperkuat skema ofensif mereka. Melawan Roma nanti, pelatih Massimiliano Allegri diprediksi tidak akan memainkan mantan winger Fiorentina itu dari menit awal.

Striker Alvaro Morata sepertinya sudah bisa kembali dimainkan di kubu La Vecchia Signora. Sementara itu, bek kiri baru Lucas Digne (dari PSG) diprediksi bakal langsung masuk starting eleven Roma racikan Rudi Garcia.

Prakiraan Susunan Pemain:

AS Roma (4-3-3): Szczesny; Maicon, Manolas, Castan, Digne; Pjanic, Keita, Nainggolan; Salah, Dzeko, Falque.

Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Sturaro, Pogba, Pereyra, Evra; Morata, Mandzukic.

Rekor Pertemuan:

Head to Head:

03-03-2015 Roma 1-1 Juventus (Serie A)

05-10-2014 Juventus 3-2 Roma (Serie A)

11-05-2014 Roma 0-1 Juventus (Serie A)

22-01-2014 Roma 1-0 Juventus (Coppa Italia)

06-01-2014 Juventus 3-0 Roma (Serie A)

17-02-2013 Roma 1-0 Juventus (Serie A)

Lima Laga Terakhir AS Roma

02-08-2015 Sporting 2-0 Roma (Friendly)

06-08-2015 Barcelona 3-0 Roma (Friendly)

09-08-2015 Valencia 1-3 Roma (Friendly)

15-08-2015 Roma 6-4 Sevilla (Friendly)

22-08-2015 Verona 1-1 Roma (Serie A)

Lima Laga Terakhir Juventus

26-07-2015 Dortmund 2-0 Juventus (Friendly)

29-07-2015 Gdansk 1-2 Juventus (Friendly)

02-08-2015 Marseille 2-0 Juventus (Friendly)

08-08-2015 Juventus 2-0 Lazio (Supercoppa)

23-08-2015 Juventus 0-1 Udinese (Serie A)

Prediksi: AS Roma 50%-50% Juventus

Perlakuan Istimewa Penyelenggara Piala Presiden ke Eduard Tjong

032948800_1423551402-PERSIRAM_9663

bolaini.com – Pelatih Persiba Balikpapan, Eduard Tjong, terancam tidak bisa memimpin anak-anak asuhannya di Piala Presiden. Penyebabnya, pelatih berusia 43 tahun tersebut tidak mempunyai surat izin pindah dari klub lamanya, Persiram Raja Ampat.

Penyertaaan surat izin pindah dari klub asal merupakan regulasi wajib dipenuhi yang diterapkan penyelenggara Piala Presiden 2015, Mahaka Sports and Entertaiment. Mereka tidak ingin ada masalah yang timbul dalam perpidahan pemain dan pelatih.

Namun, Persiba Balikpapan boleh bernafas lega terkait masalah yang menimpa pelatihnya tersebut. Pasalnya, Mahaka memberikan kelonggaran agar Eduard Tjong tetap bisa memimpin skuat Beruang Madu di Piala Presiden.

Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh, CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani kepada Bola.com, di Denpasar, Minggu (29/8/2015) malam.

“Kami memberikan kelonggaran kepada Eduard Tjong. Persiba tidak perlu memikirkan masalah surat pindah karena pelatihnya bisa memimpin anak-anak asuhannya di Piala Presiden,” ungkap Hasani.

Menurut Hasani, keputusan tersebut diambil atas dasar sosok Eduard Tjong sebagai pelatih. Pasalnya, jika pelatih yang akrab disapa Edu tersebut tidak bisa memimpin anak-anak asuhannya di detik-detik dimulainya pertandingan, akan membuat tim yang sudah dipersiapkannya mengalami kendala cukup serius.

“Kalau kami tidak mengizinkannya untuk memimpin timnya di Piala Presiden, maka Persiba bisa hancur,” kata hasani.

Meski Begitu, Hasani menganjurkan agar pihak Persiba mengirimkan surat persetujuan kepada Persiram Raja Ampat untuk meminta kesepakatan guna memakai jasa Edu di sepanjang Piala Presiden 2015.

“Kami memberikan saran agar Persiba mengirimkan surat persetujuan kepada Persiram. Untuk selanjutnya ditanda tangani Persiram sebagai kesepakatan terkait peminjaman pelatih,” ujar Hasani.

Di Piala Presiden 2015, Persiba tergabung di Grup A bersama tuan rumah, Persib Bandung, Martapura FC, dan Persebaya Surabaya. Di laga perdana, Beruang Madu akan menghadapi Persib Bandung pada 2 September 2015.

Chelsea Kalah, Mourinho Kecam Pemainnya Sendiri

075486200_1440906441-h_52118945

bolaini.com – Kekalahan mengejutkan 1-2 yang dialami Chelsea dari Crystal Palace di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (29/8/2015) malam WIB, membuat manajer Jose Mourinho amat geram.

Selain menyoroti kinerja wasit, Mou juga turut mengkritik penampilan sejumlah pemainnya. Pria asal Portugal itu menilai tiga pemain The Blues memiliki performa buruk, namun ia enggan menyebut nama pemain yang dimaksud.

“Saya tidak senang dengan mereka. Saya tak bisa bilang bahwa saya memiliki 11 pemain yang tampil bersamaan. Dua atau tiga dari mereka jauh dari performa terbaiknya,” ungkap Mourinho seperti dikutip Talks Sport.

“Saya menyalahkan diri sendiri karena tidak menggantinya. Saya membiarkannya bermain penuh 90 menit. Saat membuat pergantian pemain ketiga, saya sadar, saya butuh pergantian keempat,” sesalnya.

Meski tak mau membocorkan siapa pemain yang membuatnya meradang, spekulasi menyebutkan bahwa bek Branislav Ivanovic lah pemain yang dimaksud Mourinho.

“Jika seorang pemain bermain buruk, saya hanya tinggal menunggunya untuk berubah, atau saya yang akan bertindak,” tegas Mou.

Dengan kekalahan tersebut, pesta perayaan laga kandang ke-100 Jose Mourinho bersama Chelsea harus tercoreng. Sang juara bertahan terdampar di peringkat ke-14 dengan nilai empat sementara Palace di urutan kedua dengan sembilan angka.

1 2 3 92