Preview Swansea vs MU: Ujian Bagi Rooney dan Van Gaal

092573200_1440685453-Swansea-City-vs-Manchester-United

bolaini.com – Bermodal catatan tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir Premier League membuat Manchester United diunggulkan memetik kemenangan saat bertandang ke markas Swansea City di Stadion Liberty, Minggu (30/8/2015) malam WIB.

Namun, bukan berarti Setan Merah tanpa cacat. Pasalnya Wayne Rooney Cs. hanya mampu mencetak dua gol dari tiga pertandingan. Berbanding terbalik dengan The Swans yang mampu mengemas lima gol dari tiga pertandingan.

Rooney yang musim ini mengemban tugas sebagai penyerang tunggal gagal menunjukkan penampilan ciamiknya dalam tiga pertandingan pembuka Premier League. Penyerang asal Inggris itu gagal mencetak satu gol pun yang membuatnya mendapatkan banjir kritik dari para pengamat maupun fans MU.

Tapi, hat-trick Rooney saat membungkam Club Brugge 4-0 di leg kedua babak playoff Liga Champions menghadirkan angin segar bagi publik Old Trafford. Rooney sendiri mengakui ketiga golnya ke gawang wakil Belgia itu sangat penting jelang menghadapi Swansea.

“Tentu saja sebagai striker Anda ingin mencetak gol. Saya tahu kualitas saya dan apa yang bisa saya bawa untuk tim,” ungkap Rooney usai mencetak trigol ke gawang Brugge.

Namun apalah arti hat-trick Rooney di Liga Champions jika tak mampu diulangnya ketika melawan Swansea. Ujian berat memang bagi Rooney mengingat pertahanan Swansea yang cukup baik dengan hanya satu kali kebobolan dari dua laga saat bermain di Stadion Liberty.

Bukan hanya Rooney yang akan mendapatkan ujian berat pada laga ini, manajer MU, Louis van Gaal dipastikan akan menjadi sorotan. Pasalnya pada musim lalu, meneer 64 tahun ini gagal mengalahkan Swansea City dalam dua pertemuan Premier League.

MU dua kali takluk dari Swansea City pada musim lalu dengan skor 2-1 pada pertemuan pertama lewat gol Ki Sung-yueng dan Gylfi Sigurdsson. Gol balasan MU dicetak oleh Wayne Rooney.

Pada pertemuan kedua, Manchester United kembali takluk 1-2 lewat gol Ki Sung-yueng dan Bafetimbi Gomis. Sdapun gol Setan Merah dicetak Ander Herrera.

Catatan itu jelas tak mau diulang Van Gaal saat bertandang melawan anak asuh Garry Monk. “Saya tak mau kalah lagi. Ini satu-satunya klub yang tidak bisa kami kalahkan atau minimal mendapat satu poin pada musim lalu. Saya berharap kami dapat meningkatkan performa dan kami bisa menunjukkan telah lebih baik dari tahun lalu,” ungkapnya.

Ada sosok menarik yang harus diwaspadai Van Gaal. Dia adalah Ki Sung-yueng. Gelandang asal Korea Selatan itu tercatat selalu berhasil mencetak gol dalam dua pertemuan melawan MU musim lalu. Dan, pada pertandingan nanti, Monk bisa menurunkan Ki yang sudah pulih dari cedera hamstring.

Pada pertandingan nanti, Van Gaal juga dipastikan tidak bisa menurunkan Adnan Januzaj dan Phil Jones yang masih berkutat dengan cedera. Tapi, Marouane Fellaini dan Marcos Rojo sudah bisa dimainkan. Rasa optimistis tinggi memenangkan pertandingan pun langsung membumbung tinggi di benak skuat MU.

“Kami sangat percaya diri sekarang. Musim lalu kami memberikan enam poin pada mereka, jadi kami harus siap untuk bermain melawan mereka. Mereka tim yang bagus,” ujar Ander Herrera.

Beralih ke kubu lawan, manajer Swansea, Garry Monk, dipastikan bisa menurunkan skuat terbaiknya lantaran tak ada satu pemain pun yang cedera. Namun, Monk tetap tak mau sesumbar dan merendah jelang menjamu MU di Stadion Liberty.

“Pertandingan selalu sulit ketika berhadapan dengan klub besar. Mereka menambahkan banyak kualitas kedalaman skuat dan memiliki pemain kelas dunia. Kami underdogs, tapi kami bermain di kandang dan akan mengeluarkan performa terbaik demi para fans,” ujar Monk.

Prakiraan susunan pemain:

Swansea City (4-2-3-1): Lukas Fabianski; Kyle Naughton, Mattias Fernandez, Ashley Williams, Neil Taylor, Jordan Ayew, Jonjo Shelvey, Jefferson Montero, Jack Cork, Gyfli Sigurdsson, Bafetimbi Gomis

Manchester United (4-2-3-1): Sergio Romero; Luke Shaw, Daley BLind, Chris Smalling, Matteo Darmian, Morgan Schneiderlin, Bastian Schweinsteiger, Memphis Depay, Marouane Fellaini, Juan Mata, Wayne Rooney

Lima pertemuan terakhir:

Swansea City 2-1 Manchester United
Manchester United 1-2 Swansea City
Manchester United 2-0 Swansea City
Manchester United 1-2 Swansea City
Swansea City 1-4 Manchester United

Lima laga terakhir:

Swansea City

Swansea City 3-0 York City
Sunderland 1-1 Swansea City
Swansea City 2-0 Newcastle United
Chelsea 2-2 Swansea City
Swansea City 0-0 Deportivo La Coruna

Manchester United

Club Brugge 0-4 Manchester United
Manchester United 0-0 Newcastle United
Manchester United3-1 Club Brugge
Aston Vila 0-1 Manchester United
Manchester United 1-0 Tottenham Hotspur

Prediksi Bola.com: Swansea City 45-55 Manchester United

4 Pemain Kunci Persija saat Melawan Bali United Pusam

062553600_1440421130-Bambang-Pamungkas-Latihan-01

bolaini.com – Persija Jakarta akan memulai perjuangan mereka di Piala Presiden 2015. Di laga pembuka Grup C, Macan Kemayoran akan bersua tuan rumah, Bali United Pusam di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (30/8/2015).

Menghadapi Bali United, menarik untuk menyoroti siapa saja sosok kunci dari lini per lini tim ibu kota. Satu yang pasti, kehadiran beberapa muka baru membuat skuat Persija menjadi lebih berwarna.

ANDRITANY ARDHIYASA (KIPER)

Meski usianya terbilang masih muda, 23 tahun, Andritany merupakan jaminan mutu di bawah mistar Persija. Segudang pengalaman yang dimiliki oleh eks kiper timnas U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 itu bisa menjadi pembeda di laga krusial seperti melawan Bali United nanti.

Meski posturnya tidak tinggi menjulang, hanya 179 cm, Andritany punya refleks yang mengagumkan dan cakap dalam membaca serangan lawan. Maka wajar, sosok ayah satu anak ini tak tergantikan di bawah mistar.

Dengan performa apiknya di bawah mistar, kiper kedua Adixi Lenzivio dan kiper ketiga Reky Rahayu harus rela terus menjadi penghangat bangku cadangan.

ISMED SOFYAN (BEK SAYAP KANAN)

Kecepatan jelas sudah bukan lagi menjadi senjata utama seorang Ismed Sofyan. Maklum, pria asal Negeri Serambi Mekkah ini sudah termakan usia. Kini, sosok Ismed yang terkenal hebat dalam urusan tendangan bebas itu sudah berusia 36 tahun.

Namun demikian, jangan pernah ragukan kemampuan Ismed dalam mengamankan setiap jengkal daerah pertahanan Persija. Ismed terkenal sebagai pemain yang tak kenal kompromi saat melakukan pengawalan terhadap pemain lawan.

Pada laga melawan Bali United akan menarik melihat duel Ismed dengan dua pemain sayap lincah Bali United yakni Sultan Samma dan Bayu Gatra Sanggiawan yang kerap berganti posisi. Jika wakil kapten Persija ini berhasil mematikan pergerakan dua motor serangan Bali United ini, kans Persija untuk memenangi pertandingan terbilang besar.

RAMDANI LESTALUHU (GELANDANG SAYAP KIRI-KANAN)

Beberapa muka baru seperti Mbida Messi, Vendry Mofu, dan Irsyad Maulana memang sukses memberikan tambahan tenaga bagi Persija. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa pemain kunci di lini tengah Macan Kemayoran tetap mengarah kepada seorang, Ramdani Lestaluhu.

Pemain sayap kelahiran Tulehu, 23 tahun silam memiliki kelebihan dalam hal kecepatan dan menusuk ke daerah pertahanan lawan. Kecepatan dan akurasi umpan Ramdani akan menjadi ancaman serius bagi pertahanan Bali United.

Maka itu, menjadi tugas berat bagi eks penggawa Timnas U-19, Ricky Fajrin yang mengisi pos bek kiri Bali United mematikan pergerakan Ramdani. Jika mantan pemain Sriwijaya FC itu leluasa megobrak-abrik pertahanan Serdadu Tridatu maka tiga poin di laga perdana merupakan sesuatu yang wajar diraih.

BAMBANG PAMUNGKAS (PENYERANG)

Bepe, sapaan akrabnya, merupakan seorang pesepak bola yang komplet. Ia bisa berperan sebagai mesin gol tapi tidak kesulitan juga untuk beradaptasi jika diberikan peran sebagai penyerang lubang.

Selain kelebihannya dalam urusan duel udara, kapten Persija berusia 36 tahun ini juga memiliki visi permainan jempolan. Kelebihan yang dimiliki Bepe plus segudang pengalamannya bisa menjadi senjata ampuh untuk merusak pertahanan Bali United yang akan dikawal eks pemain Sriwijaya FC, Bobby Satria.

Kehadiran Bepe di lini depan diharapkan bisa memberikan nilai plus bagi lini serang Persija. Apalagi, Persija juga kini memiliki pemain sekelas Muhammad Nur Iskandar yang bisa memecah kebuntuan saat Bepe kesulitan mencari ruang karena mendapatkan penjagaan ketat.

 

Catatan Gol Bambang Pamungkas Striker Kharismatik di ISL

bolaini.com – Banyak orang menyangsikan kualitas permainan dan ketajaman seorang Bambang Pamungkas ketika usianya menginjak kepala tiga. Bepe ditengarai mulai kehilangan tajinya sebagai penyerang seiring bertambahnya usia.

Namun, hal tersebut bukan menjadi beban bagi pemain yang identik dengan nomor punggung 20 tersebut. Kendati pergerakannya sudah tidak selincah dulu, dengan intelegensia tinggi dan segudang pengalaman, Bambang justru menjadi semakin matang sebagai pesepak bola.

Selama penyelenggaraan Indonesia Super League (ISL) sejak musim 2008-2009 hingga 2015, pria kelahiran Getas ini sudah mengoleksi sebanyak 74 gol.

Catatan tersebut berada di urutan ke-5 daftar pencetak gol terbanyak ISL, di bawah Boaz Solossa (111), Cristian Gonzales (107), Beto Goncalves (97), dan Greg Nwokolo (79). Rekor 74 gol ditorehkan Bambang untuk 2 klub: Persija dan Pelita Bandung Raya (PBR).

Melalui tulisan ini, mari kita telaah lebih dalam catatan-catatan unik dan menarik dari rekor gol seorang Bambang Pamungkas.

***

Langganan Dua Digit

Sejak dimulai pada musim 2008-2009, ajang ISL telah digulirkan sebanyak tujuh kali, yang termasuk musim 2015 yang hanya berlangsung selama dua minggu. Dari total tujuh musim pergelaran ISL, Bambang turut berpartisipasi di enam musim. Ia sempat rehat di musim 2013 dengan alasan pribadi.

Kecuali di musim 2015 yang tidak selesai, Bepe selalu mencatat total gol dua digit, yang berarti 10 atau lebih gol di tiap musim yang ia ikuti. Berikut grafik torehan gol per musim Bambang di ISL.

Statistik performa Bambang Pamungkas selama di Indonesia Super League (ISL). (Labbola)
Untuk seorang striker, di mana torehan gol merupakan penilaian utama, catatan yang dibuat Bambang masuk ke kategori ‘bagus’, meski belum dapat dikatakan ‘impresif’.

***

Getol membobol gawang Singo Edan

Di antara tim-tim yang gawangnya pernah dibobol, gawang Arema adalah yang paling sering menjadi korban keganasan seorang Bepe. Total, sudah delapan gol yang dijaringkan suami dari Tri Buana Tungga Dewi ini ke gawang tim Singo Edan.

Angka tersebut juga menjadi yang tertinggi bagi seorang pemain yang mencetak gol ke gawang Arema, di atas Boaz (7), Hilton Moreira (6), dan Keith Gumbs, dan Beto Goncalves (masing-masing 5).

Torehan hat-trick di ajang ISL 2015 pada 4 April 2015 menjadi yang terbanyak dicetak Bambang Pamungkas ke gawang Arema di satu pertandingan. Sebelumnya di musim 2008-2009, Bepe juga sempat mencetak 2 gol saat menghadapi Arema.

Dari partisipasi di enam musim ISL, Bepe hanya absen membobol gawang Arema di musim 2014. Setelah Arema, tim yang sering menjadi korban Bepe adalah PSPS, PSMS, Persela, dan Sriwijaya FC, yang masing-masing pernah dibobol sebanyak lima kali.

***

Stadion Utama Gelora Bung Karno, tempat favorit Bepe

Dari puluhan stadion yang pernah menjadi tempat bermain Bepe selama ISL, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan stadion di mana ia paling sering mencetak gol.

Hal ini bukan suatu kejutan mengingat Persija sebagai tim yang identik dengan Bepe memang bermarkas di stadion yang terletak di bilangan Senayan, Jakarta tersebut. Total, Bepe sudah mencetak 26 gol di SUGBK, dengan rincian 25 gol untuk Persija dan satu gol bersama PBR (ke gawang Persija).

Tidak heran jika Stadion Si Jalak Harupat, Soreang menjadi stadion kedua di mana Bepe sering mencetak gol. Jika di total, ada 9 gol yang dicetak Bepe di stadion yang menjadi markas Persib tersebut.

Rinciannya: lima gol untuk PBR, tiga gol untuk Persija, dan satu gol untuk Persib. Untuk Persib? Ya, satu gol bunuh diri dicetak Bepe saat membela PBR melawan Persib di Babak 8 Besar ISL 2014.

***

Markus Haris Maulana paling sering menjadi korban

74 gol yang ditorehkan Bepe di ajang ISL disarangkan ke gawang yang dijaga oleh 38 kiper berbeda. Diantara 38 kiper tersebut, gawang Markus Haris Maulana adalah yang paling sering dibobol oleh Bepe.

Total sudah enam gol yang disarangkan Bepe ke gawang Markus, dengan rincian tiga gol saat Markus membela PSMS Medan dan tiga gol ketika masih mengenakan seragam Persib.

Setelah Markus, kiper yang sering dibobol Bepe adalah Syamsidar dan Kurnia Meiga. Kedua kiper yang pernah menjaga gawang Tim Nasional Indonesia tersebut masing-masing dibobol empat kali oleh Bepe.

***

Panas di babak kedua

Jika dibagi per babak, Bepe lebih sering mencetak gol di babak kedua. Dari total 74 gol, 45 di antaranya (60%) diciptakan di babak kedua. Sisa 29 gol dicetak di babak pertama. Ini menandakan Bepe baru mulai ‘panas’ di babak kedua.

Jika lebih dirinci lagi menjadi interval per-15 menit, interval kedua babak kedua merupakan waktu favorit Bepe untuk mencetak gol. Total, ada 21 gol yang dicetak Bepe di antara menit ke-61 hingga menit ke-75.

***

Di antara 5 pemain tersubur era ISL, hanya Bepe dan Cristian Gonzales yang kemungkinan akan turun di ajang Piala Presiden mendatang. Mampukah Bepe sang striker kharismatik membuktikan bahwa produktivitasnya masih tinggi?

Prediksi AS Roma vs Juventus: Duel Penasbihan Kandidat Juara

bolaini.com – Bigmatch mewarnai pekan kedua Serie A Italia musim 2015 – 2016. Dua tim kandidat terkuat juara, Juventus dan AS Roma, saling berhadapan. Siapa yang bakal tampil sebagai pemenang?

Pertarungan akbar nanti bakal dihelat di kandang AS Roma, Stadion Olimpico, Minggu (30/8/2015) malam WIB. Kedua tim sama-sama meraih hasil kurang maksimal di pekan perdana.

Juara bertahan, Juventus, secara mengejutkan tumbang di kandang sendiri saat bersua Udinese akhir pekan lalu. Sementara, AS Roma hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona.

Ya, dalam dua musim terakhir AS Roma menjadi penantang paling serius Juventus dalam meraih gelar Scudetto. Musim lalu, Serigala Ibukota mengakhiri musim dengan selisih tujuh poin dari Bianconeri.

“Tentu saja masih banyak hal yang harus kami perbaiki. Akan tetapi, pertandingan nanti bakal sangat menarik. Kami sangat menantikannya,” ujar pelatih AS Roma, Rudi Garcia, seperti dinukil ESPN.

“Kami jauh lebih kuat di depan pendukung kami. Jika mampu bekerjasama, maka kami memiliki kesempatan yang besar untuk menjadi pemenang,” ia menambahkan.

Partai nanti menandai pertemuan ke 163 antara kedua tim. Sejauh ini, Juventus unggul jauh dengan 77 kemenangan. Sementara, AS Roma baru 37 kali meraih kemenangan. 48 laga lainnya berakhir imbang.

Dalam 10 pertandingan terakhir, AS Roma hanya mampu sekali memenangkan pertandingan melawan Juventus, enam kali kalah dan tiga kali imbang, Terakhir kali AS Roma mengecap manisnya kemenangan melawan Juve adalah pada Februari 2013 lalu.

“Serie A bukanlah seperti lomba lari 100 meter, melainkan lomba marathon. Anda butuh kesabaran untuk menemukan ritme yang tepat. Kami memiliki tim yang bagus,” ujar pelatih Juve, Massimiliano Allegri, seperti dinukil Goal.

“Kami memiliki para pemain yang masih butuh banyak belajar. Jadi, kami harus memberikan banyak waktu bagi mereka. Kami akan berkembang seiring waktu. Kami harus kembali ke jalur kemenangan,” ia menambahkan.

Setelah kalah melawan Udinese, Juventus mendatangkan Juan Cuadrado untuk memperkuat skema ofensif mereka. Melawan Roma nanti, pelatih Massimiliano Allegri diprediksi tidak akan memainkan mantan winger Fiorentina itu dari menit awal.

Striker Alvaro Morata sepertinya sudah bisa kembali dimainkan di kubu La Vecchia Signora. Sementara itu, bek kiri baru Lucas Digne (dari PSG) diprediksi bakal langsung masuk starting eleven Roma racikan Rudi Garcia.

Prakiraan Susunan Pemain:

AS Roma (4-3-3): Szczesny; Maicon, Manolas, Castan, Digne; Pjanic, Keita, Nainggolan; Salah, Dzeko, Falque.

Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Sturaro, Pogba, Pereyra, Evra; Morata, Mandzukic.

Rekor Pertemuan:

Head to Head:

03-03-2015 Roma 1-1 Juventus (Serie A)

05-10-2014 Juventus 3-2 Roma (Serie A)

11-05-2014 Roma 0-1 Juventus (Serie A)

22-01-2014 Roma 1-0 Juventus (Coppa Italia)

06-01-2014 Juventus 3-0 Roma (Serie A)

17-02-2013 Roma 1-0 Juventus (Serie A)

Lima Laga Terakhir AS Roma

02-08-2015 Sporting 2-0 Roma (Friendly)

06-08-2015 Barcelona 3-0 Roma (Friendly)

09-08-2015 Valencia 1-3 Roma (Friendly)

15-08-2015 Roma 6-4 Sevilla (Friendly)

22-08-2015 Verona 1-1 Roma (Serie A)

Lima Laga Terakhir Juventus

26-07-2015 Dortmund 2-0 Juventus (Friendly)

29-07-2015 Gdansk 1-2 Juventus (Friendly)

02-08-2015 Marseille 2-0 Juventus (Friendly)

08-08-2015 Juventus 2-0 Lazio (Supercoppa)

23-08-2015 Juventus 0-1 Udinese (Serie A)

Prediksi: AS Roma 50%-50% Juventus

Perlakuan Istimewa Penyelenggara Piala Presiden ke Eduard Tjong

032948800_1423551402-PERSIRAM_9663

bolaini.com – Pelatih Persiba Balikpapan, Eduard Tjong, terancam tidak bisa memimpin anak-anak asuhannya di Piala Presiden. Penyebabnya, pelatih berusia 43 tahun tersebut tidak mempunyai surat izin pindah dari klub lamanya, Persiram Raja Ampat.

Penyertaaan surat izin pindah dari klub asal merupakan regulasi wajib dipenuhi yang diterapkan penyelenggara Piala Presiden 2015, Mahaka Sports and Entertaiment. Mereka tidak ingin ada masalah yang timbul dalam perpidahan pemain dan pelatih.

Namun, Persiba Balikpapan boleh bernafas lega terkait masalah yang menimpa pelatihnya tersebut. Pasalnya, Mahaka memberikan kelonggaran agar Eduard Tjong tetap bisa memimpin skuat Beruang Madu di Piala Presiden.

Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh, CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani kepada Bola.com, di Denpasar, Minggu (29/8/2015) malam.

“Kami memberikan kelonggaran kepada Eduard Tjong. Persiba tidak perlu memikirkan masalah surat pindah karena pelatihnya bisa memimpin anak-anak asuhannya di Piala Presiden,” ungkap Hasani.

Menurut Hasani, keputusan tersebut diambil atas dasar sosok Eduard Tjong sebagai pelatih. Pasalnya, jika pelatih yang akrab disapa Edu tersebut tidak bisa memimpin anak-anak asuhannya di detik-detik dimulainya pertandingan, akan membuat tim yang sudah dipersiapkannya mengalami kendala cukup serius.

“Kalau kami tidak mengizinkannya untuk memimpin timnya di Piala Presiden, maka Persiba bisa hancur,” kata hasani.

Meski Begitu, Hasani menganjurkan agar pihak Persiba mengirimkan surat persetujuan kepada Persiram Raja Ampat untuk meminta kesepakatan guna memakai jasa Edu di sepanjang Piala Presiden 2015.

“Kami memberikan saran agar Persiba mengirimkan surat persetujuan kepada Persiram. Untuk selanjutnya ditanda tangani Persiram sebagai kesepakatan terkait peminjaman pelatih,” ujar Hasani.

Di Piala Presiden 2015, Persiba tergabung di Grup A bersama tuan rumah, Persib Bandung, Martapura FC, dan Persebaya Surabaya. Di laga perdana, Beruang Madu akan menghadapi Persib Bandung pada 2 September 2015.

Chelsea Kalah, Mourinho Kecam Pemainnya Sendiri

075486200_1440906441-h_52118945

bolaini.com – Kekalahan mengejutkan 1-2 yang dialami Chelsea dari Crystal Palace di Stamford Bridge pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (29/8/2015) malam WIB, membuat manajer Jose Mourinho amat geram.

Selain menyoroti kinerja wasit, Mou juga turut mengkritik penampilan sejumlah pemainnya. Pria asal Portugal itu menilai tiga pemain The Blues memiliki performa buruk, namun ia enggan menyebut nama pemain yang dimaksud.

“Saya tidak senang dengan mereka. Saya tak bisa bilang bahwa saya memiliki 11 pemain yang tampil bersamaan. Dua atau tiga dari mereka jauh dari performa terbaiknya,” ungkap Mourinho seperti dikutip Talks Sport.

“Saya menyalahkan diri sendiri karena tidak menggantinya. Saya membiarkannya bermain penuh 90 menit. Saat membuat pergantian pemain ketiga, saya sadar, saya butuh pergantian keempat,” sesalnya.

Meski tak mau membocorkan siapa pemain yang membuatnya meradang, spekulasi menyebutkan bahwa bek Branislav Ivanovic lah pemain yang dimaksud Mourinho.

“Jika seorang pemain bermain buruk, saya hanya tinggal menunggunya untuk berubah, atau saya yang akan bertindak,” tegas Mou.

Dengan kekalahan tersebut, pesta perayaan laga kandang ke-100 Jose Mourinho bersama Chelsea harus tercoreng. Sang juara bertahan terdampar di peringkat ke-14 dengan nilai empat sementara Palace di urutan kedua dengan sembilan angka.

Masih Mandul, Ada Apa Dengan Ronaldo?

094919200_1440912426-2015-08-29T223024Z_1780045048_GF10000186746_RTRMADP_3_SOCCER-SPAIN

bolaini.com – Cristiano Ronaldo kembali gagal mencetak gol perdananya di pekan ke-2 La Liga saat Real Madrid menghadapi Real Betis di Estadio Santiago Bernabeu, Minggu (30/8/2015) dini hari WIB.

Dari lima gol kemenangan Madrid, tak satu pun gol diantaranya yang disumbangkan Ronaldo. Gareth Bale dan James Rodriguez mencetak dua gol pada laga tersebut sementara satu gol El Real lainnya dibukukan atas nama Karim Benzema.

Ronaldo bukannya tampil tak maksimal pada laga tersebut. Mantan pemain Manchester United itu tercatat melepaskan enam tendangan ke gawang, lima di antaranya tepat sasaran. Namun, usahanya tersebut masih belum membuahkan gol.

Kegagalan CR7 mencetak gol pada laga ke-100 La Liga-nya bersama Madrid di Bernabeu menjadi kurang berkesan. Menilik laga debutnya pada 29 Agustus 2009 silam, pria asal Portugal itu cuma butuh 34 menit untuk mencetak gol kala melawan Deportivo La Coruna.

Sebelumnya, Ronaldo juga absen mencetak gol pada laga perdana Los Blancos melawan Sporting Gijon pekan lalu. Pertandingan tersebut juga berakhir imbang tanpa gol.

Kendati masih belum ‘pecah telur’, pelatih Madrid, Rafael Benitez, meyakini pemain andalannya itu bakal segera membuka keran golnya.

“Ronaldo menjadi pemain yang paling sering melakukan tembakan. Tak ada yang meragukan kemampuannya. Selama tim mampu menciptakan peluang, Ronaldo akan mencetak banyak gol,” ucap Benitez.

Ronaldo akan kembali menemui kesempatannya untuk mencetak gol saat Madrid bertandang melawan Espanyol, Sabtu (12/9/2015).

Butuh Waktu Kurnia Meiga Bisa Jadi Kiper Utama Arema Lagi

047616000_1440878945-Meiga_saat_latihan_pertama_di_lapangan

bolaini.com – Kiper utama Arema Cronus, Kurnia Meiga, mulai bergabung dalam sesi latihan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Sabtu (29/8/2015). Sebenarnya ia sejak Kamis (27/8/2015) sudah muncul di mes Tim Singo Edan, setelah hampir empat bulan istirahat total.

Tapi waktu di hari-hari awal latihan, Kurnia Meiga hanya menjalani latihan fitnes terpisah dengan rekan-rekannya. Saat bergabung latihan dengan seluruh anggota skuat Arema pelatih kiper, Alan Haviluddin, langsung memberikan sesi latihan cukup berat kepada Meiga dan kiper-kiper lainnya.

Meiga harus jatuh bangun menghalau bola dari berbagai sudut. Tangkapan bola kiper utama Timnas Indonesia terlihat masih lengket. “Refleksnya masih bagus. Tetap Kurnia Meiga yang dulu saya kenal. Sekarang tinggal bagaimana menghilangkan trauma cedera lututnya,” kata Alan.

Meiga mengalami cedera saat ISL League melawan PS Barito Putera pada 7 April silam. Dia berbenturan dengan Antony Putro Nugroho yang membuat otot ligamen lutut kanannya rusak.

Dalam sesi latihan perdananya bersama Arema, adik kandung penjaga gawang senior Ahmad Kurniawan ini masih menggunakan taping di lutut kanannya. Selain itu, di sela-sela latihan Meiga juga mendapatkan program penguatan otot di kaki kanan dan kiri.

“Saya yakin kalau ototnya sudah kuat dan trauma hilang, Meiga bisa sebagus dulu,” jelas Alan, yang mantan pelatih kiper Persipura Jayapura dan Persela Lamongan ini.

Lantas bagaimana peluang Meiga di Piala Presiden? Alan tidak ingin buru-buru memainkan kiper kelahiran Jakarta itu. Ia ingin Meiga sembuh 100 persen dulu.

“Sayang kalau dimainkan buru-buru. Mungkin kalau jadi pengganti menit akhir dulu tidak masalah, untuk menghilangkan trauma dan merasakan atmosfer pertandingan,” kata Alan.

Meiga mengaku kondisinya jauh lebih baik. Namun, dia mengakui kadang masih ada rasa khawatir akan cedera lagi. “Semoga saja penampilan saya bisa cepat kembali seperti sedia kala,” ucap Meiga dengan mimik penuh harap.

Di Piala Presiden 2015, Arema mendaftarkan lima kiper termasuk Meiga. Empat kiper lain adalah I Made Wardana, Achmad Kurniawan, Utam Rusdiana, dan M. Yusuf.
Jumlah yang sangat banyak. Tapi, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika ada kiper lain yang cedera.

Kondogbia: Jangan Samakan Saya dengan Pogba

022148900_1440786566-000_Del6433008

bolaini.com – Gelandang Inter Milan, Geoffrey Kondogbia, disebut-sebut memiliki kemiripan gaya bermain dengan Paul Pogba. Namun, Kondogbia enggan disamakan dengan pemain Juventus tersebut.

Kondogbia ditebus Inter dari AS Monaco dengan nilai transfer yang mencapai 35 juta euro, atau setara dengan Rp 551 miliar pada 22 Juni 2015. Bersama La Beneamata, pemain 22 tahun tersebut sepakat menandatangani kontrak berdurasi lima musim.

Kehadirannya di Liga Italia Serie A membuat banyak pihak yang menyebut jika penampilan Kondogbia mirip dengan Pogba. Apalagi, keduanya adalah tulang punggung timnas Prancis di Piala Dunia U-20 2013 yang berlangsung di Turki.

Akan tetapi, Kondogbia menampik hal tersebut. Dia menegaskan jika tugasnya dengan Pogba di lini tengah sangat jauh berbeda.

“Saya berbeda dengan Pogba, saya tidak terlalu akrab dengannya. Kami memiliki kesamaan dalam hal fisik, tapi hanya itu saja. Saya memiliki kepribadian sendiri dan karakteristik saya sendiri,” jelas Kondogbia seperti dilansir Football Italia.

“Saya melakukannya dengan baik dalam menghubungkan pertahanan dengan pelanggaran dan saya ingin memulai dari belakang dan kemudian pindah ke depan,” lanjutnya.

Bersama Inter Milan, Geoffrey Kondogbia berambisi meraih kesuksesan. Dengan skill mengolah bola yang dimiliknya, Kondogbia optimistis mampu mewujudkan hal tersebut.

“Berada di sini adalah penting bagi saya, demi karier saya dan hidup saya. Saya ingin mencapai puncak penampilan, menjadi salah satu pemain yang berada di puncak Eropa dan dunia. Apalagi yang bisa saya atau saya inginkan dari karier saya?” papar Kondogbia.

Pemain bernomor punggung tujuh itu baru menjalani laga perdananya bersama Inter Milan saat memetik kemenangan 1-0 atas Atalanta, akhir pekan kemarin. Bermain selama 63 menit, Geoffrey Kondogbia gagal mencetak gol ataupun assist.

PSG Resmi Perpanjang Kontrak Motta

000_Par7808092

bolaini.com – Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Thiago Motta resmi memperpanjang kontraknya. Dengan adanya kontrak baru ini, maka Motta bakal berada di Stadion Parc des Princes hingga 2017.

Kepastian Motta mendapatkan perpanjangan kontrak telah diumumkan langsung di laman resmi PSG. “Paris Saint-Germain dengan bangga mengumumkan perpanjangan kontrak Thiago Motta untuk musim lain,” tulis pernyataan resmi PSG.

Perpanjangan kontrak ini terwujud setelah beberapa pekan negosiasi dengan gelandang bertahan ini. Negosiasi dimulai pada akhir musim lalu.

Thiago Motta resmi perpanjang kontrak

“Saya benar-benar gembira melihat Thiago Motta memperpanjang kontraknya. Thiago merupakan favorit penggemar seperti yang kami lihat selama pertandingan terakhir di Parc des Princes, saat publik meneriakkan namanya beberapa kali,” kata Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al Khelaïfi.

Perpanjangan kontrak yang diterima Motta sekaligus memupuskan rumor yang mengatakan gelandang kelahiran Brasil itu akan meninggal Les Parisens pada akhir musim. Pasalnya beberapa waktu lalu Motta sempat mengungkapkan keinginan dirinya hengkang dari klub. “PSG tahu saya mungkin akan pergi,” ujar Motta.

Motta dibeli PSG dari Inter Milan pada 2012. Selama tiga tahun berseragam PSG, Motta berhasil mempersembahkan tiga trofi Ligue 1 dan juga membawa tim Biru Tua melaju ke babak perempat final Liga Champions musim 2014-2015.

1 2 3 92