MU Siap Tampil di Sumenep

medium_67f93b0db798337de709f28397cee2da

bolaini.com – Rencana uji coba terus disusun oleh Madura United untuk mempersiapkan tim. Dalam uji coba terbaru, mereka akan bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Sumenep.

Setelah memastikan diri menghadapi Arema Cronus di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang pada Minggu (14/2/2016), tim asuhan Gomes Oliviera tersebut sudah sepakat dengan Persiba untuk lakukan uji coba di Stadion Ahmad Yani Sumenep pada (20/2/2016) mendatang.

Kesepakatan uji coba melawan tim berjuluk Beruang Madu tersebut diungkapkan oleh manajer tim Haruna Sumitro.

“Proses tawar menawar antara Madura United dan Persiba sudah menemui kata sepakat,” ucap Haruna, Kamis (11/2/2016).

Bermain di Madura memiliki keuntungan tersendiri bagi tim dengan julukan Sappe Kerrab ini. Selain uji coba, bisa sekalian memperkenalkan tim kepada masyarakat Madura.

“Bagi kami uji coba itu juga untuk memperkenalkan komposisi tim yang akan dibawa pada Piala Gubernur Kaltim,” ujar Haruna.

Recanan uji coba melawan Persiba tersebut mengakibatkan pemusatan latihan di Batu akan dimajukan. Sebelumnya dijadwalkan akan selesai pada (21/2/2016), tetapi dimajukan dua hari.

“Sebagai persiapan lawan Persiba, pemusatan latihan Madura United di Malang akan kami akhiri pada 18 Februari nanti,” tuturnya.

Kerangka tim untuk menghadapi Persiba kemungkinan akan bisa diketahui seusai Madura United menghadapi Arema Cronus. Pada laga tersebut, Gomes juga memantau pemain seleksi yang akan direkrut.

Cannavaro Cuma 4 Bulan Latih Al Nassr

medium_GettyImages-481909410

bolaini.com – Fabio Cannavaro hanya 4 bulan melatih Al Nassr. Ditunjuk pada 24 Oktober sebagai pelatih menggantikan Jorge da Silva, mantan kapten tim nasional Italia itu dipecat pada Kamis (11/2/2016).

Cannavaro dipecat hanya selang beberapa jam setelah Al Nassr takluk 3-4 di kandang tim papan bawah, Al Najran, Kamis (11/2/2016) atau Jumat dini hari WIB.

Dengan kekalahan itu, Al Nassr tertahan di peringkat ke-6 Liga Primer Arab Saudi. Mereka mengumpulkan 22 poin dari 16 pertandingan dan tertinggal 18 angka dari Al Hilal yang berada di puncak klasemen.

Pengumuman pemecatan itu muncul dari media sosial salah satu pengurus klub. Putusan itu dibuat setelah Presiden Klub, Pangeran Faisal bin Turki Al Saud, meminta adanya pergantian di posisi manajemen tim.

“Pengurus klub dan pelatih Fabio Cannavaro memutuskan untuk mengakhiri perjanjian kontrak. Klub berharap dia sukses untuk masa mendatang,” demikian bunyi pengumuman klub tersebut.

Al Nassr merupakan klub ketiga yang dilatih Cannavaro. Sebelumnya, dia pernah sebagai asisten pelatih di Al Ahli dan pelatih kepala di Guangzhou Evergrande.

Bersama Cosmin Olaroiu, Cannavaro mengantarkan Al Ahli meraih gelar liga dan Piala Liga Uni Emirat Arab pada 2013-2014.

Dua Pekan ke Depan, Zidane Hadapi Neraka Pertama di Madrid

medium_f40406acdb17ccd15945009a32a5b6d8

bolaini.com – Real Madrid belum terkalahkan di bawah kepemimpinan Zinedine Zidane (43). Sang pelatih akan menghadapi “neraka” pertama  dalam kurun dua pekan ke depan. Sampai akhir bulan ini, Los Blancos menghadapi jadwal berat nan sulit.

Dalam lima partai bersama Zidane, Madrid menuai rekor impresif. Mereka mencatat empat kemenangan dan sekali imbang.

Rapor tersebut terbentang sejak duel kontra Deportivo La Coruna (9/2/2016) sampai laga terbaru di kandang Granada (7/2/2016).

Tren positif Madrid bersama Zidane wajar tercipta mengingat kualitas lima lawan mereka tidak sepadan dengan materi El Real.

Cristiano Ronaldo cs cuma menghadapi Deportivo (skor 5-0), Sporting Gijon (5-1), Real Betis (1-1), Espanyol (6-0), dan Granada (2-1).

Zidane baru bersiap menghadapi ujian kelayakan pertama sebagai bos Madrid yang diawali oleh laga kontra Athletic Bilbao, Sabtu (13/2/2016).

Selanjutnya, Madrid bertandang ke markas AS Roma di babak 16 besar Liga Champions (17/2/2016), Malaga di La Liga (21/2/2016), serta melakoni derbi sengit lawan Atletico Madrid (27/2/2016).

JORGE GUERRERO / AFP
Para pemain Real Madrid merayakan gol mereka ke gawang Granada, 7 Februari 2016.

Level Bilbao tak bisa dikatakan mudah. Musuh dari wilayah Basque itu sedang berupaya keras menyodok ke area empat besar atau zona Liga Champions.

Bilbao berada di peringkat keenam dan akan menjadi rival berposisi paling tinggi dibandingkan lima lawan Madrid sebelumnya.

Empat hari berselang, Madrid berlaga di Stadion Olimpico, tempat di mana Barcelona ditahan tuan rumah, Roma, pada laga fase grup Liga Champions musim ini (1-1).

Pasukan Zidane lantas bertamu ke kandang Malaga, tim pertama yang sukses mencuri angka di Santiago Bernabeu musim ini (0-0).

Penutup Februari lebih dahsyat dengan sajian derbi ibu kota lawan Atletico, sang runner-up klasemen sementara.

 

Dimitri Payet Perpanjang Kontrak di West Ham dengan Gaji Total Rp 682 Miliar

medium_b1c8f0d521c67cff6383c5f116f27a64

bolaini.com – Konfirmasi yang ditunggu-tunggu publik West Ham tiba pada Kamis (11/2/2016). Gelandang The Hammers, Dimitri Payet, resmi memperpanjang kontrak jangka panjang di klub sampai 2021. Sepanjang durasi kontrak barunya itu, Payet akan mengantongi gaji total 35 juta poundsterling atau setara Rp 682 miliar!

Konfirmasi mengenai kontrak baru Payet sekaligus meredakan rumor tentang ketertarikan klub China, Shanghai Shenhua, terhadap lelaki Prancis berusia 28 tahun itu. Shanghai diketahui melepas tawaran gaji 135 ribu pounds per pekan buat Payet.

Sementara itu, upah dalam kontrak anyar sang pemain di West Ham lebih rendah, yakni 125 ribu pounds per pekan.

Namun, jumlah tersebut akan menghasilkan angka raksasa jika diakumulasikan dalam ikatan kerja selama lima setengah tahun. Total, Payet akan mengantongi sekitar 35 juta pounds.

Paket pendapatan Payet di kontrak yang baru ini tercatat sebagai rekor tertinggi bagi West Ham. Jika diperinci, jumlah 125 ribu pounds tersebut terbagi menjadi upah dasar 68 ribu, biaya penampilan per pekan 25 ribu, serta berbagai bonus lain.

Angka 125 ribu pounds itu berarti kenaikan sebesar 50 ribu dari upah pada kontraknya yang lama.

Pembaruan ikatan dan kenaikan gaji yang masif ini membuktikan ucapan manajer Slaven Bilic, yang menilai Payet ialah aset berharga untuk masa depan tim.

“Kami harus melakukan segala cara untuk menjaga para pemain terbaik. Payet adalah pemain terbaik kami,” ucap Bilic seperti dikutip dari Mirror.

Sampai pekan ke-25 di Premier League musim ini, Payet sudah mengoleksi 6 gol dan 4 assist. Pada Selasa (9/2/2016), dia juga berjasa besar mengantarkan West Ham melaju ke Babak V Piala FA.

Payet melepas assist untuk gol penentu kemenangan 2-1 The Hammers atas Liverpool yang dicetak Angelo Ogbonna pada menit terakhir babak tambahan waktu.

 

Welbeck Siap Tampil, tetapi Bukan Lawan Leicester

medium_b37450e79e0e1739cf721b00a39ad165

bolaini.com – Danny Welbeck siap tampil pada pekan depan menghadapi Hull City pada babak ke-5 Piala FA, Sabtu (20/2/2016). Striker Arsenal itu sudah hampir setahun absen membela timnya.

Kali terakhir Welbeck tampil membela tim senior Arsenal terjadi saat menjamu Chelsea pada laga pekan ke-34 Premier League musim 2014-15, Minggu (26/4/2015). Pada laga yang berkesudahan 0-0 itu, Welbeck hanya tampil selama 14 menit.

Setelah itu, Welbeck harus menepi karena alami cedera otot pada persendian lututnya. September 2015, dia menjalani pembedahan untuk menyembuhkan cederanya itu.

Kondisi Welbeck lalu berangsur pulih. Jumat (5/2/2016), dia tampil 60 menit bersama Arsenal U-21 saat menang 4-1 atas Brighton.

“Kami memberi dia waktu istirahat 1-2 hari setelah pertandingan tersebut. Kini dia sudah kembali berlatih keras. Dia dalam kondisi bai,” ujar manajer Arsene Wenger.

Wenger lantas melihat kondisi anak asuhnya itu sudah siap dimainkan. Namun, tidak pada laga melawan Leicester City, akhir pekan ini.

“Mungkin ini terlalu dini baginya. Namun, dia sudah kembali berlatih dengan kekuatan penuh. Dia berlatih dengan baik,” kata Wenger.

“Welbeck amat mungkin untuk dimainkan,” ucap dia menjawab pertannyaan soal kemungkinkan Welbeck dimainkan kontra Hull.

The Gunners akan melakoni laga penting menghadapi Leicester yang merupakan pemuncak klasemen sementara pada Minggu (14/2/2016) di Stadion Emirates. Pada pertemuan pertama, The Gunners menang 5-2 di kandang Leicester.

Jangan Kaget jika Ronaldo atau Messi Main di Liga China

medium_3954a3643769008cc691969d999ec415

bolaini.com – Pelatih Shanghai SIPG, Sven Goran Eriksson, menilai pemain bintang sekelas Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, atau Wayne Rooney bisa saja bermain di Liga Super China (CSL) pada tahun-tahun mendatang.

CSL memang tengah menjadi sorotan pada awal 2016 ini. Jelang musim baru, sejumlah klub China melakukan rekrutan besar-besaran dengan mendatangkan pemain-pemain berharga mahal.

Alex Teixeira menjadi pemain termahal pada bursa transfer musim dingin 2016. Dia dibeli Jiangsu Suning dari Shakhtar Donetsk dengan banderol 50 juta euro.

Selain Teixeira, ada Fredy Guarin, Jackson Martinez, Gervinho, dan Ramires yang dibeli dengan harga mahal oleh klub China.

Beberapa rumor menyebutkan bahwa Arda Turan juga sudah ditawar mahal oleh Beijing Guoan yang siap menggajinya sebesar 20 juta euro per musim.

Melihat fenomena tersebut, Eriksson mengaku tak kaget apabila pada beberapa tahun mendatang, pemain sekelas Ronaldo atau Messi akan bisa bergabung.

“Cepat atau lambat, kita akan bisa melihat pemain seperti Ronaldo, Messi, atau Wayne Rooney bermain di liga ini,” ujar Eriksson kepada Expressen, Kamis (11/2/2016).

Sebagai mantan pelatih tim nasional Inggris, Eriksson mengaku senang apabila Rooney bergabung dengannya di Shanghai.

“Siapa yang tak menginginkan Rooney?” kata Eriksson retoris.

“Namun, saya yakin dia takkan pergi dari Manchester United. Setidaknya, untuk saat ini,” tutur dia.

Eriksson sudah menangani Shanghai SIPG sejak 18 November 2014. Sebelumnya, dia melatih Guangzhou R&F antara Juni 2013 dan November 2014.

Bundesliga Siap Uji Coba Video Replay, Teknologi Mulai Dirangkul di Sepak Bola

medium_c7ee389e440632f0ae0ce5644ee779cc

bolaini.com – Asosiasi Sepak Bola Jerman dan Bundesliga ingin menjadi salah satu dari beberapa negara pertama yang menguji coba teknologi video replay (siaran ulang video) apabila disetujui oleh International Football Association Board (IFAB) bulan depan.

Dalam proposalnya, Bundesliga ingin melakukan program uji coba teknologi tersebut selama dua tahun di seluruh partai liga.

Siaran ulang yang akan diulas kala pertandingan bergulir itu diharapkan daapt membantu wasit dari mengambil keputusan salah, termasuk keputusan memberikan penalti, mengusir pemain, atau tindakan kasar yang luput dari mata para pengadil.

IFAB, badan tertinggi yang punya kuasa mengubah peraturan di sepak bola, akan melakukan voting perihal uji coba teknologi ini pada awal Maret.

“Keputusan ini bulat kami tentukan di rapat,” ujar pernyataan resmi Bundesliga. “Kami ingin menghindari keputusan salah yang bisa dibuktikan secara sah.”

“Fase ujicoba selama dua tahun telah direncanakan,” lanjutnya.

Penggunaan teknologi ini memang sangat baru di sepak bola, walau olahraga lain seperti Rugbi, American Football, dan Kriket telah lama mengadopsinya.

Aplikasi teknologi tersebut pun baru bisa terjadi setelah uji coba menyeluruh dari federasi nasional masing-masing, sehingga sepak bola mungkin masih harus menunggu beberapa tahun lagi.

Selain Bundesliga, Konfederasi Sepak Bola Brasil juga berharap dapat melakukan beberapa uji coba di laga-laga papan atas Liga Brasil, yang mulai pada bulan April.

Liga Belanda, Eredivise, juga dikatakan ingin menguji coba sistem video ini.

IFAB akan berkumpul dalam rapat tahunan mereka di Cardiff pada 5 Maret.

 

Klopp Enggan Belanja Pemain Hanya untuk Buang Uang

medium_c97d7b143fd9986190d8f6272f276503

bolaini.com – Pelatih Liverpool, Juergen Klopp (48), menjelaskan alasan timnya tidak belanja pemain dengan nama besar pada bursa transfer Januari. Ia menganggap membeli pemain tak sesuai kebutuhan hanya membuang uang.

The Reds tidak melakukan banyak aktivitas pada bursa transfer musim dingin lalu. Mereka hanya merekrut pemain berusia 19 tahun, Marko Grujic, dan tidak berhasil mendatangkan Alex Teixeira dari Shakhtar Donetsk.

Menurut Klopp, skuat saat ini yang dimilikinya sudah bagus meski sejumlah kalangan beranggapan sebaliknya terutama dari segi kedalaman tim.

Rencana Klopp untuk mengembangkan kualitas skuat Liverpool ternyata baru akan direalisasikan pada bursa transfer musim panas.

Dengan begitu, ia punya banyak waktu untuk menyusun daftar belanja sesuai kebutuhan dan tidak sia-sia.

“Musim panas penting dan ada sejumlah hal yang perlu kami kembangkan. Salah satunya adalah transfer dan waktu yang tersedia,” ucap Klopp usai sesi latihan di Melwood, Kamis (11/2/2016) seperti dilansir Daily Express.

Sang bos menunjukkan kalau Liverpool tidak terseret membelanjakan uang ke bursa Januari hanya karena dompet klub tebal.

“Kami tidak akan terseret ke dalam perang penawaran karena kami sudah memiliki skuat bagus,” kata eks pelatih sukses Borussia Dortmund itu.

 

Neville Harapkan Dukungan Suporter

medium_299c3c6d8f18cf4fe7accfc7d2acd7d1

bolaini.com – Pelatih Valencia, Gary Neville, cukup puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Barcelona pada semifinal kedua Copa del Rey, Rabu (10/2/2016) atau Kamis dini hari WIB. Dia berharap supoter di Stadion Mestalla akan lebih banyak hadir pada laga akhir pekan melawan Espanyol.

Neville menurunkan sejumlah pemain muda karena dirasa mustahil untuk mengejar defisit 7 gol dari Barcelona lantaran takluk 0-7 di Camp Nou, pekan lalu. Alasan serupa tapi tak sama juga dilakukan Luis Enrique di kubu Barcelona.

Valencia unggul lebih dulu pada menit ke-39 melalui gol Alvaro Negredo. Namun, 6 menit menjelang laga berakhir, tim tamu menyamakan kedudukan lewat gol Wilfrid Kaptoum.

Barcelona pun melangkah ke partai puncak Copa del Rey dengan agregat 8-1 atas Valencia.

“Saya pikir, kami seharusnya pantas menang pada laga ini,” kata Neville seusai pertandingan seperti dilansir dari situs resmi Valencia.

Dilihat dari statistik, kedua tim sama-sama melepaskan 11 tembakan. Namun, jumlah tembakan tepat Los Che lebih banyak, 5 berbanding 4.

“Hal positif dari laga ini adalah performa para pemain muda. Mereka bermain dengan kebanggaan,” ucap pelatih yang belum pernah sekali pun meraih kemenangan pada pertandingan La Liga ini.

Hasil imbang melawan Barcelona ini akan menjadi modal Neville menghadapi pertandingan Divisi Primera La Liga pada akhir pekan melawan tim asal Catalan lain, Espanyol.

“Saya memilih sejumlah pemain muda pada laga ini agar para pemain utama bisa tampil lebih bugar pada pertandingan Sabtu,” tutur Neville.

“Saya juga berterima kasih atas dukungan suporter. Saya berharap Mestalla akan penuh pada laga Sabtu ini. Kami butuh lebih banyak suporter untuk laga tersebut,” ujarnya lagi.

Neville memang tengah mendapat sorotan dari suporter. Lantaran belum pernah menang di La Liga, sejumlah pendukung Valencia sudah antipati dan menilai kiprah Neville di tim tersebut telah tamat.

Namun, Neville masih yakin posisinya sebagai pelatih akan aman. Langkah pertama dia adalah mencoba meraih kemenanan pertama pada laga Espanyol.

Akhir Pekan Ini, Ranieri Cuma Ingin Saksikan Satu ‘Big Match’

medium_eca7b57dc2322c31badf38355d42e744

bolaini.com – Manajer Leicester City, Claudio Ranieri, ingin menyaksikan empat Big Match dalam minggu ini secara bersamaan. Namun, dia memilih satu partai terbaik untuk ditonton, laga apakah itu?

Eks manajer Chelsea ini mengatakan tidak ada tim di Eropa yang lebih suka dia lihat permainannya daripada Leicester.

Selain laga hebat Premier League yang mempertemukan Arsenal dan Leicester di Stadion Emirates pada Minggu (14/2/2016), ada tiga duel menarik lainnya.

Di Inggris, masih ada pertempuran antara Manchester City dan Tottenham Hostpur, sedangkan di Italia ada bentrokan antara Juventus dan Napoli, serta Fiorentina menghadapi Inter Milan.

“Jika memungkinkan, saya ingin menyaksikan keempat laga itu, karena mereka bermain dengan indah,” kata Ranieri dalam laman The Mirror.

“Akan tetapi, jika saya harus memilih satu, saya akan menunjuk tim yang saya latih, Leicester. Tim ini bermain penuh dengan kecepatan, talenta, dan gairah,” ucap dia lagi.

Juru taktik berambut putih itu menambahkan, “Saat ini, Leicester memainkan sepak bola yang membuat kota kami memiliki impian.”

Dalam pertemuan pertama kedua tim pada September 2015 di Stadion King Power, Arsenal mampu membantai Jamie Vardy dkk dengan skor 5-2. Dua gol Vardy tertutup oleh hat-trick Alexis Sanchez serta gol dari Theo Walcott dan Olivier Giroud.

Hasil tersebut merupakan satu dari dua kekalahan pasukan Ranieri pada ajang Premier League 2015-2016. Satu lagi, mereka takluk di tangan Liverpool.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, Arsenal adalah tim hebat,” ujar pria berusia 64 tahun itu.

“Dengan kualitas yang dimiliki, Arsenal dapat mencetak gol kapan saja ketika melawan Anda,” tutur dia.

Saat ini, The Foxes memuncaki klasemen Premier League dengan koleksi 53 poin. Mereka unggul lima angka dari duo London, Tottenham dan Arsenal.

1 2 3 197