Ronaldo Balas Kritik dari Media Soal Penampilannya

cristiano-ronaldo_f353d2b

bolaini.com – Bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, membalas kritik dari media, usai ia membantu timnya memenangkan Liga Champions.

Pemain Portugal mencetak penalti yang menentukan usai Madrid menang 5-3 di babak adu penalti atas Atletico Madrid, di final Liga Champions yang berlangsung di Milan.

Pemain berusia 31 tahun banyak dikritik usai laga tersebut, namun ia mengaku tidak peduli sama sekali.

“Saya tidak peduli dengan hal tersebut, saya hanya dekat dengan orang yang mencintai saya. Jadi, Liga Champions ini untuk mereka yang terus mendukung saya, fans saya di Portugal, dan juga seluruh dunia,” tutur Ronaldo menurut Four Four Two.

“Setelah ini, saya sudah memainkan lebih dari 4.000 menit di atas lapangan. Saya kembali menjadi yang terbaik di tim. Itu berarti banyak untuk saya. Itu berarti saya masih dalam kondisi bagus, secara fisik, secara mental. Jika anda tanya apakah saya merasa lelah, tentu saja. Saya banyak bermain, namun saya masih ada di sini.”

“Saya menunjukkan pada tim bahwa saya selalu ada untuk mereka, di saat baik dan buruk. Hal tersebut membuat saya bangga. Selama tujuh tahun, saya mencetak lebih dari 50 gol per tahun, namun saya selalu meminta lebih dari diri saya sendiri.”

Ronaldo: Saya Bangga Kenakan Seragam Real Madrid

ronaldo_9cab32e

bolaini.com – Cristiano Ronaldo mengaku dirinya amat bangga bisa mengenakan seragam Real Madrid, sejak ia memutuskan pindah ke Bernabeu dari Manchester United di 2009 silam.

Selama berada di Los Blancos, sang pemain sudah memenangkan dua trofi Ballon d’Or dan ia juga sukses mempersembahkan dua trofi Liga Champions – terakhir setelah menang di final atas Atletico Madrid pekan lalu.

Dan dalam pesta juara yang digelar di Bernabeu belum lama ini, bintang Portugal mengaku amat bangga bisa terus menjadi bagian dari Real Madrid.

“Saya tidak senang terlalu banyak bicara, dan saya ingin katakan pada semua fans, bahwa kami tidak akan bisa memenangkan trofi yang indah ini tanpa dukungan kalian. Saya sudah lama mengenakan seragam putih ini dan hingga kini masih terasa amat indah. Saya merasa bahagia. Saya seperti ingin bernyanyi di sini,” tutur Ronaldo menurut Marca.

“Saya merasa bahagia. Saya rasa saya bisa bermain hingga usia 41 tahun di Madrid, klub terbaik dunia.”

Ronaldo tak lama lagi akan bergabung dengan Portugal untuk membela negaranya di Euro 2016.

Ramos: Undecima Berkat Zidane Sang Legenda

sergio-ramos_e5c1ddc

bolaini.com – Sergio Ramos amat sepakat jika Zinedine Zidane disebut memainkan peran penting dalam sukses Real Madrid meraih juara Liga Champions ke-11 alias Undecima.

Madrid menang 5-3 via adu penalti di final melawan Atletico Madrid yang dimainkan di Milan pekan lalu. Mereka dipimpin oleh Zidane, manajer Prancis yang baru lima bulan menggantikan Rafael Benitez, namun sukses mencatat rekor sebagai pria yang pernah menjadi juara Liga Champions sebagai pemain, asisten manajer, dan manajer, di klub yang sama.

Ramos pun mengaku ia amat terkesan dengan capaian sang bos, dan belum lama ini ia menggunakan Twitter untuk mengungkap rasa bangganya terhadap pria yang pernah memenangkan Piala Dunia 1998 tersebut.

“Kamu sudah membawa kami ke sini. Kami sudah berhasil meraih Undecima, terima kasih, Legenda,” tulis Ramos.

Madrid sendiri menang di drama adu penalti, usai mereka bermain imbang 1-1 melawan Atletico Madrid dalam tempo 120 menit.

Bierhoff: Gotze Tolak Liverpool, Bagus untuk Jerman

mario-gotze_97f11b3

bolaini.com – Manajer tim Jerman, Oliver Bierhoff, mengatakan bahwa Mario Gotze bisa membuat penampilan yang istimewa di Euro 2016, usai menolak tawaran Liverpool dan memutuskan bertahan di Bayern Munchen.

Gotze sebelumnya sempat dikaitkan dengan reuni dengan mantan bosnya di Borussia Dortmund, Jurgen Klopp, yang kini menangani Liverpool – usai sulit mendapat tempat inti di bawah asuhan Josep Guardiola.

Namun sang pemain belum lama ini mengatakan ia siap membuka lembaran baru di klub bersama dengan manajer anyar, Carlo Ancelotti.

Bierhoff lantas mengatakan pada Bild: “Hal tersebut, bagi saya, adalah keputusan yang bagus, mengingat ia langsung memutuskan komitmennya dengan Bayern. Hasilnya, Mario bisa menyesuaikan diri dan fokus ke Euro, konsentrasinya amat bagus.”

“Hal yang terkait dengan agennya, saya rasa itu hanya masalah pribadi.”

“Gotze tampil bagus di Piala Dunia 2014. Namun semua tim bermain dengan bagus. Namun di Euro nanti, tidak akan ada hanya satu pahlawan, kami semua adalah satu tim.”

Agen: Pato Belum Temui Conte

alexandre-pato_57e2375

bolaini.com – Alexandre Pato masih belum tahu pasti mengenai masa depannya di Chelsea, menurut penuturan sang agen.

Pato bergabung dengan The Blues sebagai pemain pinjaman pada Januari lalu.

Namun ia harus menunggu hingga April, sebelum mampu mencatatkan debut dan total sang pemain hanya membuat dua penampilan di bawah asuhan manajer Guus Hiddink.

Antonio Conte akan menggantikan Hiddink di Stamford Bridge musim panas ini, namun sang manajer atau klub masih belum mengontak Pato untuk membicarakan masa depannya.

“Chelsea masih belum memberikan informasi apapun pada saya, sang pemain, atau siapapun, mengenai masa depan Pato,” tutur Gilmar Veloz pada Goal International.

“Kami menerima kabar bahwa Conte sudah mengunjungi semua pemain yang ada di skuat, namun ia tidak menghubungi Pato atau membicarakan tentang masa depannya.”

“Untuk sekarang, masa depan Pato masih terbuka lebar. Chelsea masih punya opsi untuk membeli, namun jika tidak, maka kami akan mencari peluang untuk bergabung dengan klub baru. Sementara untuk saat ini, kami harus menanti keputusan klub.”

Gallas: Conte Akan Bangkitkan Chelsea

william-gallas_085622a

bolaini.com – Willian Gallas mendukung manajer anyar Chelsea, Antonio Conte, untuk mengubah peruntungan klub – usai musim 15/16 yang berakhir dengan buruk.

Tak hanya gagal mempertahankan gelar juara mereka, The Blues juga harus puas dengan hanya finish di peringkat 10 klasemen akhir. Itu artinya mereka tidak akan bermain di Eropa musim depan.

Conte sendiri bakal mulai bekerja usai Euro 2016, dan Gallas mengaku yakin eks Juventus bakal bisa membawa tim kembali ke papan atas Inggris dalam waktu singkat.

“Amat sulit untuk melihat Chelsea berada di posisi seperti ini, terutama usai saya menghabiskan lima tahun di sana,” tutur Gallas di Omnisport.

“Namun itu memang bisa terjadi, itu bisa terjadi di klub terhebat. Saya berpikir musim depan akan jadi musim yang baru. Saya berharap Chelsea kembali ke papan atas. Tidak mudah bagi mereka, namun melihat dari luar, sulit menerima situasi itu. Seperti yang saya bilang, tiap musim akan berbeda.”

“Saya kira Conte akan membawa pengalamannya. Ia adalah pelatih yang senang memenangkan kompetisi. Ia mampu membuktikannya di Juventus. Saya kira ia akan memberikan banyak hal positif di Juventus.”

Blind Marah MU Pecat Van Gaal Seenaknya

danny-blind_cd0a13a

bolaini.com – Bos Belanda, Danny Blind, mengkritik Manchester United terkait pemecatan Louis van Gaal.

Konfirmasi mengenai kepergian manajer Belanda dibuat hanya berselang 48 jam usai sang bos membantu tim memenangkan Piala FA.

Disebutkan bahwa Van Gaal amat terkejut dengan kabar tersebut, mengingat sosok berusia 64 tahun sebelumnya amat percaya diri bahwa ia akan terus bertahan di klub.

Blind lantas mengatakan pada Goal International: “Saya mengenal situasi ini lebih dari orang lain dan saya bisa katakan bahwa kepergiannya amat mengejutkan. Saya ikut merasakan yang ia rasakan. Ia tidak pantas menerima ini.”

“Saya sudah bekerja begitu lama dengannya. Saya bermain untuknya selama beberapa tahun di Ajax, saya menjadi kaptennya, saya menjadi asistennya di Piala Dunia, ia pelatih yang luar biasa. Kita semua tahu itu, sebagai manajer, anda pasti akan dipecat. Ini terjadi pada semua manajer.”

“Dalam kasus ini, saya rasa ini amat mengecewakan. Saya tahu bahwa ia tidak seharusnya pergi dengan cara seperti ini.”

Rashford dan Martial Harus Khawatir Dengan Kehadiran Mourinho

hl-rashford_992b2ba

bolaini.com – Mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp mengatakan bahwa pemain muda Manchester United pantas khawatir dengan semakin dekatnya rumor kehadiran Jose Mourinho sebagai pelatih baru.

Baru-baru ini, Manchester United memang mengumumkan bahwa mereka tak lagi memakai jasa Louis van Gaal sebagai pelatih musim depan. Nama baru yang paling santer adalah nama Jose Mourinho.

Bersama Van Gaal, para pemain muda Manchester United banyak mendapatkan kesempatan bermain, sebut saja nama Marcus Rashford yang kini mendapatkan kesempatan bermain di timnas Inggris.

Nah, kekhawatiran besar datang seiring kedatangan Mourinho. Pasalnya, mantan pelatih Chelsea tersebut dinilai jarang percaya kepada pemain muda selama karirnya sebagai pelatih.

“Kekhawatiran saya adalah bila anda merupakan pemain muda di Manchester United. Mourinho selalu memiliki reputasi untuk tak pernah memberikan pemain muda kesempatan,” ujarnya.

“Pemain seperti Rashford akan sedikit takut akan hal itu, mereka akan berpikir, bila mereka mendatangkan penyerang besar, lalu apa artinya saya?” sambungnya.

“Saya berharap Mourinho memegang prinsip apa yang selalu Manchester United lakukan, dan memberikan pemain muda kesempatan,” tandasnya.

Sacchi Tak Suka Gaya Permainan Atletico

atletico_6b65b0a

bolaini.com – Arrigo Sacchi mengkritik gaya permainan Atletico Madrid di bawah kepelatihan Diego Simeone. Menurut mantan pelatih AC Milan dan Atletico serta eks Direktur Real Madrid itu, Atletico yang sekarang hanya bagus saat tidak menguasai bola.

“Atletico luar biasa saat tidak menguasai bola, tapi dengan bola mereka tidak menarik. Jika laga berjalan sesuai keinginan mereka, maka sampai peluit panjang hanya akan ada dua tembakan tepat sasaran,” kata Sacchi seperti dikutip Gazzetta.

“Saya mengagumi Atletico, tapi saya tak suka gaya permainan mereka.”

“Hanya beberapa tim yang bisa menang dengan cara atraktif, seperti Milan, Ajax, Barcelona dan Real di era Alfredo Di Stefano. Bahkan tak ada yang ingat tim Chelsea yang menjuarai Liga Champions.”

Atletico akan menghadapi Madrid di final Liga Champions musim ini.

De Gea Persembahkan Piala FA untuk Fans

avid-de-gea_e95ddbb

bolaini.com – David de Gea mempersembahkan gelar juara Piala FA Manchester United untuk seluruh fans setia mereka.

United sempat tertinggal oleh aksi winger Crystal Palace, Jason Puncheon, di menit ke-78, namun mereka bisa menyamakan kedudukan dengan cepat lewat Juan Mata, yang memaksa terjadi babak tambahan di Wembley.

Tim asuhan Louis van Gaal kemudian kehilangan Chris Smalling, yang mendapat kartu merah, sebelum akhirnya Jesse Lingard mencetak gol yang menentukan kemenangan tim – 10 menit sebelum laga bubar.

“Saya kira dengan 10 pemain dan momen yang sulit, kami masih bisa terus berjuang hingga akhir dan tidak pernah menyerah,” tutur De Gea pada MUTV.

“Kami adalah Manchester United, kami adalah salah satu klub terbaik dunia dan kami memenangkan Piala FA untuk semua fans.”

“Jesse mencetak gol yang amat hebat dan itu bahkan lebih spesial dengan 10 orang pemain. Kami sangat, amat bangga, memenangkan Piala FA. Sudah lama sejak klub memenangkan trofi ini dan ini momen yang bagus. Piala FA kembali ke Manchester.”

1 2 3 246