Bek Liverpool Dilarang Bermain Satu Bulan

028885100_1461715272-488751282

bolaini.com – Bek Liverpool, Mamadou Sakho dilarang bermain satu bulan setelah gagal melewati tes doping. Hukuman yang bersifat sementara itu diberikan Komisi Disiplin UEFA.

Seperti diketahui, Sakho gagal lulus dalam tes doping yang dilakukan beberapa waktu lalu. Dia diduga memakai suplemen pembakar lemak yang sebetulnya dilarang.
“Proses investigasi terhadap pemain Liverpool, Mamadou Sakho telah dilakukan seusai pertandingan Babak 16 besar leg kedua melawan Manchester United 17 Maret lalu,” tulis pernyataan resmi UEFA seperti dilansir The Sun.

UEFA sendiri belum memutuskan tanggal untuk sidang Sakho. Di sisi lain, Liverpool telah mengungsikan sementara Sakho dari dalam tim.

Bek asal Prancis itu sudah absen di laga akhir pekan Liverpool melawan Newcastle United. Di laga itu, Liverpool ditahan imbang 2-2.

“Pemain yang bersangkutan tidak meminta analisa sampel B. UEFA memutuskan melarang pemain yang bersangkutan bermain hingga 30 hari ke depan sampai keputusan final diputuskan Komisi Pengawas, Etik, dan Disiplin UEFA,” tulis pernyataan itu lebih lanjut.
Kegagalan Sakho melewati tes doping mengundang kecaman dari legenda Liverpool, Jamie Carragher. Pria yang kini berprofesi sebagai komentator ini menilai, Sakho telah mengecewakan klub dan dirinya sendiri.

“Ini seperti mimpi buruk bagi pemain. Saya pikir dia telah merusak moral dirinya sendiri dan tim, karena dia telah menjadi pemain penting bagi Liverpool,” kata Carragher di Independent.

Lebih lanjut, Carragher menilai Sakho telah menjadi salah satu pemimpin dalam tim. Hal itu terlihat dari pertandingan melawan Borussia Dortmund dan Manchester United. “Betapa bagusnya dia bermain di dua pertandingan itu,” kata Carragher memuji.

“Tetapi sebagai pemain profesional, yang terjadi pada Sakho tidak bisa diterima,” ujar Carragher mengakhiri.

Gol Menit Akhir Buat Liverpool Takluk dari Villarreal

067306900_1461872074-Liverpool_Vs_Villarrea

bolaini.com – Liverpool takluk dengan skor tipis 0-1 dari tuan rumah Villarreal di leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (29/4/2016) dinihari. Usai bermain imbang di 89 menit pertandingan, gawang Liverpool kawalan Simon Mignolet bobol di menit-menit akhir pertandingan.

Pertandingan sendiri berlangsung imbang hingga menit ke 25. Baik Liverpool dan Villarreal sama-sama masih kesulitan mencuri gol. Tak ada peluang berarti yang dibuat kedua tim.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memilih Roberto Firmino sebagai ujung tombak. Pemain asal Brasil itu ditopang oleh James Milner, Adam Lallana, dan Philippe Coutinho sebagai gelandang serang.

Di sisi lain, Villarreal sebagai tuan rumah mengandalkan serangan sayap untuk membongkar pertahanan Liverpool. Yang utama diincar adalah sayap kiri pertahanana Liverpool yang dikawal Alberto Moreno.

Hingga babak pertama selesai, kedua tim hanya membuat masing-masing dua tembakan mengarah ke gawang. Alhasil, skor kacamata 0-0 pun mengakhrii babak pertama.

Di babak kedua, permainan menyerang coba diperagakan kedua tim. Pelatih Villarreal, Marcelino mencoba mengutak-atik strategi dengan memasukkan Mateo Musachhio di menit 76 menggantikan Roberto Soldado.

Kesempatan emas bagi Villarreal datang lewat Mario Suarez di menit 86. Sepakan keras Suarez hampir saja membuat Liverpool tertinggal andai Simon Mignolet tak sigap menepis tendangan tersebut.

Di menit 87, giliran Liverpool yang mengancam Villarreal. Lewat serangan balik, Alberto Moreno berlari cepat menuju gawang Villarreal. Namun,bola akhirnya ini gagal menuju gawang setelah mendapat gangguan dari bek Villarreal saat hendak menembak.

Pertandingan menyisakan satu menit, Klopp memasukkan Christian Benteke menggantikan Roberto Firmino. Tujuannya jelas, Klopp ingin Liverpool menciptakan gol agar bisa menghadapi leg kedua dengan lebih enteng.

Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Adrian Lopez membuat Villarreal unggul 1-0 usai memanfaatkan umpan Denis Suarez.

Gol ini menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini. Dengan hasil ini, Liverpool harus menang di leg kedua di markas mereka, Stadion Anfield, pekan depan jika ingin lolos ke partai final.

Susunan pemain:

Villarreal: Sergio Asenjo; Mario Gaspar, Jaume Costa, Victor Ruiz, E. Baily (Mario Musacchio 76′); Denis Suarez, Bruno, Tomas Pina, Dos Santos (Castillejo 72′); Soldado (Adrian Lopez 74′).

Liverpool: Mignolet; Toure, Lovren, Moreno, Clyne; Allen, Milner, Leiva; Firmino (Benteke 90′), Coutinho (Ibe 46′), Lallana

Drama Empat Gol Shakhtar Vs Sevilla

094479800_1461878821-Shakhtar_Vs_Sevilla

bolaini.com – Empat gol tercipta di laga leg pertama semfinal Liga Europa antara tuan rumah Shakhtar Donetsk Vs Sevilla. Sempat memimpin, Shakthar harus rela kehilangan kemenangan setelah Sevilla menciptakan gol dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Bermain di Arena Lviv, Shakhtar sudah tertinggal sejak menit 6 setelah Vitolo menciptakan gol memanfaatkan umpan cantik Kevin Gameiro. Shakhtar baru bisa menyamakan kedudukan di menit 23.
Menerima umpan Yaroslav Rakitskiy, Marlos melesakkan tendangan kaki kiri ke arah gawang Sevilla yang dikawal Soria. Papan skor berubah menjadi 1-1 setelah tendangan itu tak mampu ditahan Soria.

Shakhtar berbalik unggul di menit 35. Marlos kali ini menyumbang umpan terhadap gol Taras Stepanenko dari dalam kotak penalti.

Klub asuhan Mircea Lucescu itu pun menutup babak pertama dengan skor 2-1.

Di babak kedua, perubahan dibuat pelatih Sevilla, Unai Emery. Michael Krohn-Dehli dimasukkan menggantikan Yevhen Konoplyanka di emnit 59.

Sayangnya, Krohn Dehli malah harus ditarik kembali di menit 72 karena cedera. Emery lalu memilih Coke Andujar untuk masuk ke lapangan.

Petaka bagi Shakthar lalu hadir di menit 82. Pemain Shakhtar, Ferreyra menjatuhkan Vitolo di kotak penalti. Wasit pun menunjuk penalti untuk Sevilla.

Kevin Gameiro yang ditunjuk jadi algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Pemain asal Prancis itupun menciptakan gol setelah penaltinya ke arah tengah gawang.

Tak ada gol lagi tercipta usai gol Gameiro tersebut. Hasil ini menguntungkan Sevilla yang akan menjamu Shakthar di leg kedua, tengah pekan depan.

Susunan pemain

Shakthar: Pyatov; Ismaily, Rakitskiy, Kucher, Srna; Stepanenko, Malyshev, Marlos (Bernard 92′), Kovalenko, Taison (Wellington 91′), Ferreyra (Eduardo 91′).

Sevilla: David Soria; Mariano, Rami, Daniel Carrrico, Sergio Escudero; Krychowiak, N’Zonzi, Vitolo, Banega, Konoplyanka (Kron-Dehli 59′ (Coke 72′)); Gameiro.

Klopp Santai Liverpool Kalah dari Villarreal

052726400_1461439946-523460912

bolaini.com – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menolak lempar handuk setelah timnya kalah 0-1 dari Villarreal di leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat (29/4/2016) dinihari tadi WIB. Klopp optimistis timnya bisa membalikkan keadaan di leg kedua yang akan berlangsung di markas mereka, Stadion Anfield.

Pertandingan di markas Villarreal, Stadion El Madrigal itu sebetulnya berjalan berimbang. Sayang, lini belakang Liverpool lengah jelang pertandingan usai.

Gol Villarreal dicetak setelah Adrian Lopez sukses memanfaatkan umpan Denis Suarez di menit 89. Liverpool pun harus pulang ke Inggris dengan tangan hampa.

“Tentu saja saya kecewa dengan gol di menit akhir. Serangan balik di menit akhir itu seharusnya tidak terjadi, tapi ini hanya leg pertama. Ini cuma 1-0 danm mereka harus datang ke Anfield di mana kami tahu seberapa kuat kami di sana,” ujar Klopp di Sports Mole.

“Kami akan bermain di Anfield dan itu adalah pertandingan berbeda dari sekarang,” kata Klopp menambahkan.

Klopp menambahkan dalam pertandingan tersebut, Liverpool sebetulnya bertahan dengan bagus. Hanya saja, kata Klopp ada kesalahan kecil yang dibuat, sehingga gol tersebut tercipta.

“Jika kami punya lebih banyak pemain di dalam kotak penalti, maka itu bukan masalah, tapi mereka melambungkan bola ke atas Kolo Toure. Saya tidak tahu di mana Albert Moreno saat itu, tapi itulah satu-satunya kesalahan yang kami buat di pertandingan ini,” ujar Klopp mengakhiri.

6 Pemain yang Bakal Dibuang Barcelona Musim Depan

bolaini.com – Klub raksasa Liga Spanyol Barcelona berencana menjual enam bintang mereka di musim depan. Skuat asuhan Luis Enrique ini, sepertinya ingin merubah susunan pemain mereka.

Menurut surat kabar Spanyol Sport, Kamis (28/4/2016), Barca bahkan berharap bisa segera menyelesaikan penawaran duo Paris St-Germain, Thiago Silva dan Marquinhos, musim panas ini

Namun, untuk mendapatkan dua pemain itu, Barca memerlukan dana yang cukup besar. Karenanya, mereka kemungkinan akan menjual Thomas Vermaelen, Adriano, Dani Alves, Marc Bartra, Aleix Vidal dan Douglas dengan harga yang tepat.

Kabar ini langsung mengundang perhatian beberapa klub besar Premier League. Media di Spanyol mengklaim pekan ini bahwa Chelsea, Liverpool, West Ham, Spurs dan Manchester United tertarik untuk mendatangkan mereka.
Vermaelen dibeli Barcelona dari Arsenal senilai 19 juta euro. Dalam kesepakatan pembelian, Arsenal memasukkan klausul tambahan. Klub asal London ini bisa mendapatkan uang lebih banyak bila Barcelona berprestasi pada musim perdana Vermaelen.

Namun, pemain asal Belgia itu jarang tampil di lapangan karena kerap mengalami cedera. Musim ini Vermaelen hanya membuat 20 penampilan di semua ajang kompetisi tapi lebih sering datang dari bangku cadangan. Chelsea, Liverpool dan West Ham disebut ingin memboyong Vermaelen.

Pelatih Barca, Luis Enrique, sebenarnya masih tetap mempercaya kualitas yang dimiliki mantan kapten Arsenal itu. Ia pun meyakinkan kepada fan, bahwa Barcelona takkan mencari pemain penggantinya.
Produk asli binaan akademi Barcelona ini memulai debut tim utamanya sejak 2010. Namun, hingga saat ini ia masih belum bisa menjadi pemain inti Blaugrana.

Tapi, setiap diberi kesempatan bermain Bartra selalu menampilkan permainan yang konsisten. Hal tersebut yang membuat ia sekarang diincar klub-klub top Eropa seperti, Liverpool, Tottenham dan MU.

Sayangnya, Bartra menyangkal transfer tersebut. Bartra mengungkapkan sepenuhnya milik Barcelona.

Bek muda Barcelona, Marc Bartra mengungkapkan dirinya akan tetap berseragam Barcelona. Ia akan bertahan musim depan di Camp Nou.
Alves kemungkinan besar akan pergi akhir musim nanti. Pria Brasil itu tengah digoda oleh klub Tiongkok Guangzhou Evergrande. Alves ditawari gaji selangit oleh Guangzhou.

Namun, akhir-akhir ini Alves juga telah dikaitkan dengan kepindahan ke Inggris. Bukan hanya Alves yang diincar klub-klub Inggris, Alex Vidal, Adriano dan Douglas juga diminati tim yang sama.

Barcelona mendapatkan Vidal dari Sevilla. Setelah kepindahannya, Vidal sempat absen hingga enam bulan ke depan. Hal tersebut dikarenakan Blaugrana masih menjalani sanksi dari FIFA terkait transfer pemain yang akan berakhir pada bulan Januari 2016

Torres: Ini Malam Fantastis Atletico

076374700_1461789842-2016-04-27T200427Z_104789067_MT1ACI14363367_RTRMADP_3_SOCCER-CHAMPIONS-ATM-BAY

bolaini.com – Striker Atletico Madrid Fernando Torres mengaku sangat bahagia dengan kemenangan timnya atas Bayern Muenchen. Atletico, kata Torres, sukses mencapai target mereka di laga ini.

Atletico menang 1-0 atas FC Hollywood pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Saul Niguez.

“Ini adalah malam yang fantastis dan aku ikut bahagia untuk semua pendukung Atletico. Kami mendapatkan apa yang kami inginkan yaitu skor akhir yang mendukung kami,” kata Torres di situs UEFA.

“Kami menderita dan menderita, tapi kami terus berjuang,” ia menambahkan.

Hal senada dikatakan tandem Torres, Antoine Griezmann. “Kami sangat senang dengan kemenangan ini. Di babak kedua, kami melihat bahwa Muenchen adalah klub yang kuat.”

“Keadaan lebih baik bagi kami setelah kembali ke formasi 4-4-2. Permainan kami mungkin tidak begitu bagus untuk dilihat, tapi permainan kami adalah permainan kami. Bertahan dengan kuat dan memanfaatkan setiap peluang,” ucap Griezmann

Dengan kemenangan ini, Atletico hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua, untuk lolos ke final. Sementara Muenchen harus menang dengan selisih dua gol jika ingin ke partai puncak.

Guardiola: Masih Ada 90 Menit di Allianz Arena

050451500_1446834415-guardiola_arsenal

bolaini.com – Pelatih Bayern Muenchen Pep Guardiola menilai timnya tidak tampil maksimal saat menghadapi Atletico Madrid. Kendati demikian, Guardiola yakin, Der Bavarians mampu membalikkan keadaan pada leg kedua di Allianz Arena.

Atletico menang 1-0 atas Muenchen pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Saul Niguez.

“Sekitar 75 persen dari permainan kami sudah cukup bagus. Pada 20 atau 25 menit terakhir babak pertama dan seluruh babak kedua, kami tampil baik dan menciptakan cukup peluang,” kata Guardiola di situs resmi klub.

“Tapi di Liga Champions, pada tingkat ini, Anda harus tampil baik selama 90 menit. Kami harus belajar, sehingga Selasa depan ini tidak terjadi lagi. Kami harus menganalisis apa yang baik dan buruk.”

Dengan hasil ini, Atletico hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua, untuk lolos ke final. Sementara Muenchen harus menang dengan selisih dua gol jika ingin ke partai puncak.

“Kami harus bermain sangat cerdas. Hasil pertandingan tadi tidak bagus. Tapi kami masih memiliki 90 menit dan saya harap kami melakukannya dengan benar bersama fans di Allianz Arena,” Guardiola mengakhiri.

Simeone Dihukum Hingga Akhir Musim

047302700_1460629075-2016-04-12T165358Z_693671742_GF10000380180_RTRMADP_3_SOCCER-CHAMPIONS-ATM-FBC

bolaini.com – Kabar buruk mendatangi Atletico Madrid. Pelatih Diego Simeone tak bisa mendampingi skuatnya di tiga laga tersisa La Liga.

Simeone diusir wasit saat Atletico menang 1-0 atas Malaga, akhir pekan lalu. Hal itu terjadi setelah sebuah bola dilempar ke lapangan dari bangku cadangan Atletico. Hal ini menganggu serangan balik yang dilakukan Malaga.

Simeone telah membantah dirinya yang melempar bola. Namun, ia menerima keputusan wasit Antonio Mateu Lahoz yang mengusirnya di babak kedua.

“Jelas bahwa wasit membuat keputusan yang tepat sesuai peraturan. Dia melakukan apa yang harus dia lakukan,” kata Simeone seperti dilansir Marca.

“Tapi ada sedikit yang perlu ditambahkan. Anak gawang di samping saya yang melempar bola, tapi tindakannya tidak bermaksud apapun,” Simeone menambahkan.

Federasi Sepak bola Spanyol telah menyelidiki insiden ini dan mengeluarkan hukuman sanksi tiga pertandingan kepada Simeone. Ini artinya Simeone takkan mendampingi Atletico saat menghadapi Rayo Vallecano, Levante dan Celta Vigo.

Atletico saat ini berada di peringkat dua klasemen. Poin mereka sebenarnya sama dengan Barcelona di singgasana. Namun, Atletico kalah head to head.

Neuer Sesalkan Gol Indah Atletico

099936200_1461796221-2016-04-27T204804Z_104791684_MT1ACI14363418_RTRMADP_3_SOCCER-CHAMPIONS-ATM-BAY

bolaini.com – Kiper Bayern Muenchen Manuel Neuer sangat kecewa timnya kebobolan gol indah Atletico Madrid yang dicetak Saul Niguez. Neuer menilai, Der Bavarians seharusnya bisa menghentikan pergerakan Saul.
Atletico menang 1-0 atas Muenchen pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Saul Niguez.

Melalui aksi individunya, Saul melewati beberapa pemain Muenchen dan menusuk ke kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan ke tiang jauh yang gagal dihentikan Neuer.

“Kami membiarkan Saul terlalu dekat ke gawang. Kami harus menerima kesalahan. Tapi, ia memang menyelesaikan peluangnya dengan bagus,” kata Neuer seperti dilansir Sports Mole.

“Di babak kedua kami memperlihatkan agresivitas dan keberanian. Itu tidak kami lakukan di babak pertama,” lanjutnya.

Dengan hasil ini, Atletico hanya membutuhkan hasil imbang di leg kedua, untuk lolos ke final. Sementara Muenchen harus menang dengan selisih dua gol jika ingin ke partai puncak.

“Kami harus benar-benar siaga di Muenchen. Kami nanti akan dapat dukungan penuh suporter dan kami akan mengusahakan segalanya untuk menembus final,” Neuer mengakhiri.

Tembok Kokoh Bernama Atletico Madrid

056773000_1461793336-2016-04-27T185740Z_104785060_MT1ACI14363264_RTRMADP_3_SOCCER-CHAMPIONS-ATM-BAY

bolaini.com – Jika ada satu klub yang pantas diberi penghargaan karena memiliki pertahanan terbaik, maka klub itu adalah Atletico Madrid. Statistik membuktikan, Los Rojiblancos merupakan salah satu klub dengan pertahanan terbaik di liga Eropa.

Di La Liga, Atletico baru kebobolan 16 gol dalam 35 pertandingan. Jumlah ini paling sedikit di La Liga. Sementara untuk liga-liga top Eropa (Spanyol, Inggris, Italia, Belanda, Jerman dan Prancis), Atletico berada di urutan kedua, tepat di belakang Bayern Muenchen yang baru kebobolan 14 gol.

Kebetulan kedua tim bertemu di semifinal Liga Champions. Hasilnya, Atletico menang 1-0 atas FC Hollywood pada leg pertama babak semifinal Liga Champions di Vicente Calderon, Kamis (28/4/2016) dinihari WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak Saul Niguez.

Dalam laga tersebut bisa dilihat bagaimana sempurnanya organisasi pertahanan tuan rumah. Seperti biasanya, Muenchen mampu mengendalikan permainan, bahkan sampai 74 persen. Tapi, mereka seperti kehabisan akal bagaimana caranya menembus pertahanan Atletico.

Di babak pertama, Muenchen tak sekali pun mengancam gawang tuan rumah. Bomber maut Robert Lewandowski tak bisa berbuat apa-apa karena aliran bola dari lini tengah macet. Selain itu, pasukan Diego Simeone juga sukses mematikan dua winger lincah Muenchen, Diego Costa dan Kingsley Coman.

Tak ada aksi meliuk-liuk yang biasa ditampilkan keduanya. Dua playmaker Muenchen Arturo Vidal dan Thiago Alcantra yang biasanya rajin melepas tembakan spekulasi, sibuk meladeni duel alot dengan Gabi dan Augusto Fernandez.

Di babak kedua, Muenchen bermain lebih ngotot. Beberapa peluang mereka dapatkan melalui tendangan spekulasi David Alaba dan tandukan Javi Martinez. Akan tetapi, sial bagi Muenchen, usaha mereka sia-sia. Der Bavarians tak dinaungi Dewi Fortuna dan hingga peluit akhir, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Atletico.

1 2 3 237